Sebelum perilisan resminya, bocoran spesifikasi MacBook Neo menjadi topik hangat di kalangan penggemar. Rumornya, perangkat tersebut akan ditenagai oleh chip seri A yang digunakan pada produk iPhone.
Dilansir situs resmi Apple, MacBook Neo dibekali dapur pacu yang berbeda dari MacBook pada umumnya karena menggunakan chip A18 Pro, yaitu prosesor yang juga dipakai pada iPhone 16 Pro. Chip ini dipadukan dengan RAM 8 GB unified memory yang tidak dapat di-upgrade.
Kombinasi tersebut cukup untuk menjalankan aktivitas harian seperti browsing, mengetik dokumen, streaming, hingga pengeditan ringan, sehingga laptop ini lebih ditujukan untuk pelajar atau pengguna kasual.
Perangkat tersebut disebut lebih kencang 50 persen dibandingkan PC lainnya yang menggunakan Intel Core Ultra 5 generasi terbaru. Ini menjadikan MacBook Neo mampu menangani beban kerja berbasis AI dan mengedit gambar lebih responsif.
Spesifikasi MacBook Neo tersebut dipadukan dengan penyimpanan internal 256GB atau 512GB. Daya tahan baterai mampu bertahan hingga 16 jam, yang membuatnya ideal untuk mendukung produktivitas harian.
Jika dibandingkan dengan produk Apple lain, kapasitas RAM MacBook Neo tergolong lebih kecil. Sebagian besar Mac terbaru seperti MacBook Air dan MacBook Pro kini sudah menggunakan RAM minimal 16 GB sebagai standar, sehingga Neo berada di segmen entry-level dengan performa yang lebih terbatas.