Jakarta, FORTUNE - Jejak sejarah manufaktur BMW di Munich kini memasuki babak baru. Fasilitas produksi tertua milik perusahaan di kota tersebut sedang mengalami pembaruan besar untuk diproyeksikan sebagai pusat perakitan kendaraan listrik mulai 2027. Kompleks pabrik bersejarah itu tengah dimodernisasi secara menyeluruh agar mampu memproduksi lini mobil berbasis baterai generasi terbaru.
Mengutip Autoblog, BMW berencana memulai produksi massal sedan listrik i3 terbaru pada Agustus 2026 sebagai tahap awal transformasi. Model ini menjadi bagian dari keluarga Neue Klasse yang diposisikan sebagai fondasi masa depan kendaraan listrik BMW.
Tidak hanya varian sedan, BMW juga memastikan versi wagon atau Touring dari i3 akan dirakit di fasilitas yang sama. "BMW i3 hanyalah permulaan, sejumlah model Neue Klasse akan diproduksi di Munich di masa depan, termasuk BMW i3 Touring," ujar Kepala Pabrik BMW Munich, Peter Weber.
Melansir BMW Blog, BMW menggelontorkan sekitar €650 juta atau sekitar Rp12,8 triliun untuk mengonversi pabriknya di Munich. Bengkel bodi baru dirancang sepenuhnya melalui virtual twin, simulasi digital yang digunakan untuk merencanakan setiap robot dan alur kerja sebelum diterapkan di dunia nyata. Sebanyak 800 robot kini menangani proses penyambungan dengan tingkat otomatisasi sekitar 98 persen.
BMW juga memangkas jenis proses penyambungan menjadi hanya lima, penyederhanaan yang berdampak pada efisiensi koordinasi di tahap produksi berikutnya. Selain itu, bangunan pabrik tersebut juga menghasilkan listrik sendiri melalui sistem panel surya di atap dan memenuhi standar efisiensi energi KfW 40 EE.
Perubahan pabrik tertua BMW menjadi fasilitas produksi mobil listrik sepenuhnya bukan sekadar langkah simbolis. Modernisasi ini juga diharapkan meningkatkan efisiensi operasional melalui perencanaan yang lebih proaktif, kolaborasi lebih erat dengan tim pengembangan dan pemasok, serta pemanfaatan teknologi produksi terkini.
"Kami telah secara signifikan mengurangi biaya produksi dalam beberapa tahun terakhir. Dengan dimulainya produksi BMW i3, kami akan mengurangi biaya produksi secara keseluruhan di pabrik Munich sebesar 10 persen lagi, sehingga berada di bawah level generasi kendaraan saat ini," ujar Peter Weber.
