Jakarta, FORTUNE – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyediaan, pemanfaatan, dan pemasaran produk serta layanan perbankan di Jakarta, Selasa (6/10).
Melalui kemitraan ini, BNI menghadirkan fasilitas BNI Wirausaha dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna mendukung kebutuhan investasi, pembukaan gerai baru, hingga pengembangan usaha bagi calon maupun mitra waralaba Indomaret.
Kerja sama ini berpotensi menjaring pasar pembiayaan yang besar sejalan dengan target ekspansi Indomaret. Pada 2026, Indomaret membidik pembukaan sekitar 500 toko waralaba baru serta perpanjangan masa kerja sama untuk 1.088 toko, sehingga terdapat total 1.588 potensi pembiayaan perbankan.
Hingga akhir 2025, Indomaret telah mengoperasikan lebih dari 23.100 gerai di seluruh Indonesia.
Marcomm Executive Director Indomaret, Bastari Akmal, mengungkapkan kolaborasi ini merupakan bagian dari langkah perusahaan memperkuat dukungan bagi ekosistem mitra, baik calon franchisee maupun mitra yang sedang berjalan.
"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya mendukung pembukaan toko, tetapi juga membantu franchisee mengembangkan usahanya secara berkelanjutan," ujar Bastari dalam keterangan resminya.
Pada kesempatan sama, Direktur Network & Retail Funding BNI, Rian Eriana Kaslan, mengatakan sinergi ini membuka ruang pertumbuhan bisnis lebih luas, baik bagi BNI maupun para pelaku usaha ritel.
“Kami melihat pengembangan waralaba memiliki peran penting dalam membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi pelaku usaha," kata Rian.
Ke depan, cakupan sinergi BNI dan Indomaret akan diperluas hingga fasilitas supplier financing bagi pemasok produk private label Indomarco Prismatama dan pemasok produk segar Indogrosir. Di sisi lain, BNI turut memfasilitasi akses consumer banking, kegiatan financial planning, hingga kehadiran open booth untuk mengenalkan layanan keuangan kepada karyawan Indomaret Group.
Dukungan pembiayaan ini diperkuat oleh rekam jejak penyaluran kredit BNI yang solid. Hingga Februari 2026, BNI membukukan realisasi penyaluran KUR sebesar Rp1,7 triliun. Sementara itu, total kredit yang disalurkannya hingga semester I tahun ini mencapai Rp968,5 triliun atau tumbuh 24,4 persen secara tahunan.
