Jakarta, FORTUNE - Nerio Alessandri, Founder dan CEO Technogym, melakukan kunjungan resmi perdananya ke Indonesia dalam rangka Technogym Innovation Outlook Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Technogym Jakarta. Acara ini mempertemukan para pemimpin industri, pemangku kepentingan institusional, pelaku industri kesehatan dan kebugaran, serta media terkemuka untuk membahas perkembangan pesat industri wellness global dan bagaimana kecerdasan buatan (AI), data terintegrasi, serta solusi yang sangat dipersonalisasi tengah mengubah cara masyarakat menjalani hidup, berlatih, dan menjaga kesehatan.
CEO Technogym Bagikan Visi Masa Depan Wellness dan Longevity

Dari Garasi hingga Menjadi Ekosistem Wellness Terkemuka di Dunia
Didirikan pada 1983 oleh Nerio Alessandri di garasi keluarganya di Cesena, Italia, Technogym telah berkembang dari pelopor peralatan fitness menjadi The Wellness Company, pemimpin global dalam digital fitness, kesehatan, dan performa atletik. Selama lebih dari empat dekade, Technogym telah membangun ekosistem terhubung yang komprehensif, dengan mengintegrasikan peralatan berbasis biomekanika, perangkat lunak pintar, layanan cloud, konten latihan on-demand, dan berbagai aplikasi.
Saat ini, lebih dari 70 juta orang berlatih menggunakan Technogym di lebih dari 100.000 fasilitas wellness dan 500.000 hunian pribadi di lebih dari 100 negara. Jejak global ini juga didukung oleh pertumbuhan bisnis yang kuat. Pada 2025, Technogym mencatat pendapatan konsolidasi sebesar €1,02 miliar.
Perjalanan ini berlandaskan pada filosofi visioner Technogym. Pada awal 1990-an, Nerio Alessandri memperkenalkan dan mengembangkan konsep “Wellness” sebagai gaya hidup seimbang yang memadukan aktivitas fisik secara rutin, pola makan sehat, dan pendekatan mental yang positif, sebagai alternatif dari konsep “fitness” yang saat itu lebih berfokus pada penampilan fisik. Kini, Technogym terus mendorong transisi menuju “Healthness”. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan data biometrik, Technogym menjadikan kesehatan preventif dan longevity sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari yang lebih nyata dan terukur.
Precision Training: AI, Data, dan Warisan Desain Italia
Di jantung pendekatan Technogym terdapat Technogym Ecosystem, sebuah platform terbuka yang menghubungkan peralatan pintar, aplikasi khusus, dan perangkat wearable untuk menghadirkan pengalaman latihan yang dipersonalisasi kapan saja dan di mana saja—di gym, rumah, hotel, maupun saat bepergian (Wellness on the Go).
Pendekatan holistik Technogym juga melampaui perangkat keras melalui Technogym Solutions, yang menawarkan solusi menyeluruh bagi operator, pengembang, dan institusi. Solusi terintegrasi ini mencakup perancangan arsitektur dan tata ruang interior, pelatihan staf melalui Technogym Wellness Institute, layanan finansial, integrasi ekosistem digital, serta strategi engagement bagi anggota.
Sejumlah inovasi yang diperkenalkan dalam acara ini antara lain:
● Technogym Checkup: stasiun penilaian berbasis AI yang mengukur parameter fisik dan performa kognitif, menghitung Wellness Age individu, serta secara otomatis memberikan rekomendasi program latihan yang disesuaikan.
● Technogym App: personal coach digital yang didukung oleh Technogym AI Coach, menghadirkan rutinitas latihan harian yang dipersonalisasi serta analisis performa di mana pun pengguna berada.
● Desain Italia Pemenang Penghargaan: perpaduan antara biomekanika mutakhir dan craftsmanship Italia, yang telah meraih lebih dari 50 penghargaan desain internasional, termasuk Compasso d’Oro dan Red Dot Design Awards.
Indonesia: Pasar Strategis bagi Ekonomi Wellness
Kunjungan perdana Alessandri menyoroti posisi strategis Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi dan demografi Asia Tenggara. Berdasarkan Global Wellness Institute (GWI), ekonomi wellness Indonesia telah mencapai USD55,77 miliar, menempatkan Indonesia di antara 20 pasar wellness terbesar di dunia. Seiring meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan preventif, active aging, dan corporate wellbeing, Indonesia menjadi pasar strategis bagi pertumbuhan ekosistem terintegrasi Technogym.
“Empat puluh tahun lalu, kami memperkenalkan konsep ‘Wellness’ ketika fitness masih berfokus pada penampilan fisik. Saat ini, kami memanfaatkan data, riset ilmiah, dan kecerdasan buatan untuk menghadirkan Precision Training yang disesuaikan dengan karakteristik biologis dan tujuan setiap individu. Indonesia merupakan negara dengan dinamika, energi, dan visi yang luar biasa terhadap masa depan. Kami antusias untuk bekerja sama dengan institusi lokal, pemimpin di sektor hospitality, dan para pelaku industri wellness untuk membangun budaya wellness yang kuat dan membantu jutaan orang menjalani hidup yang lebih panjang dan sehat,” ujar Nerio Alessandri, Founder dan CEO Technogym.
Bersama Membentuk Masa Depan Wellness
Technogym Innovation Outlook Indonesia 2026 juga menghadirkan paparan dari Ardi Setiadarma, CEO Technogym Indonesia, serta sambutan dari Sandiaga Uno, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Setelah sesi pleno, para peserta mengikuti Technogym Experience Journey untuk merasakan secara langsung bagaimana kecerdasan buatan dan biomekanika berbasis data dapat berpadu dalam menciptakan pengalaman latihan yang lebih menarik dan berorientasi pada hasil.
Sejalan dengan misi Technogym untuk melibatkan 100 juta orang di seluruh dunia dalam perjalanan wellness secara rutin, kunjungan Nerio Alessandri menjadi momentum penting dalam memperkuat langkah Indonesia menuju masyarakat yang lebih aktif, terhubung, dan berorientasi pada longevity. (WEB)
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Technogym Andalkan AI untuk Dorong Era Baru Healthness14 Oct 2026, 16:33 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Technogym Bidik Peluang Pasar Wellness Indonesia, Ini Strateginya14 Oct 2026, 16:03 WIB