Jakarta, FORTUNE — Tahun 2026 menjadi periode penting bagi kepemimpinan korporasi di Amerika Serikat (AS). Sejumlah perusahaan publik terbesar, mulai dari konglomerasi investasi hingga raksasa ritel dan konsumer, memasuki fase transisi di tingkat CEO.
Perubahan ini mencerminkan penyesuaian strategi perusahaan terhadap tekanan pasar, pergeseran perilaku konsumen, serta tuntutan efisiensi yang kian tinggi.
Salah satu transisi paling disorot adalah mundurnya Warren Buffett dari posisi CEO Berkshire Hathaway pada 1 Januari 2026. Namun, pergantian tersebut bukan peristiwa tunggal.
Sepanjang awal tahun ini, gelombang perombakan C-suite meluas ke sektor ritel, barang konsumsi, hingga teknologi, menandai perubahan kebutuhan kepemimpinan di tengah lanskap bisnis yang semakin kompetitif.
