Jakarta, FORTUNE - Emiten pemilik jaringan bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), melaporkan kenaikan pendapatan 2,6 persen (YoY) menjadi Rp5,9 triliun pada 2025.
Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, mengatakan, pertumbuhan pendapatan itu ditopang oleh segmen penjualan tiket senilai Rp3,6 triliun; penjualan makanan dan minuman sebesar Rp2 triliun; serta pendapatan lainnya senilai Rp298 miliar yang berasal dari iklan, platform digital, dan penyelenggaraan acara.
"Cinema XXI juga mencatat 85 juta penonton sepanjang 2025 dengan pertumbuhan Average Ticket Price (ATP) sebesar 3 persen menjadi Rp46.057, yang didorong oleh peningkatan okupansi di studio premium, yaitu The Premiere dan IMAX®," kata Suryo dalam keterangan resminya, Jumat (6/3).
Di sisi lain, laba bersih perseroan menurun 3,32 persen (YoY) dari Rp728,95 miliar menjadi Rp719,28 miliar.
