Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Pasar Mobil Bekas Kian Moncer, Gema Motorcars Bidik Segmen Premium

3 min read
Pasar Mobil Bekas Kian Moncer, Gema Motorcars Bidik Segmen Premium
Dok. Gema Motorcars
  • Pasar mobil bekas Indonesia diperkirakan mencapai 1,5 juta unit pada 2025 dan berpeluang menembus 2 juta unit pada 2034, termasuk pertumbuhan segmen premium serta koleksi.
  • Gema Motorcars membidik kendaraan premium, luxury, langka, dan collectible dengan layanan konsultasi, inspeksi, trade-in, pembiayaan, dokumen, garansi, serta test drive yang menekankan transparansi.
  • Melalui Roomah Gema, perusahaan memperluas layanan ke mobil kebutuhan harian, sementara Gema Motorcars akan menambah portofolio collectible serta memperkuat kolaborasi dan komunitas otomotif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — Pasar mobil bekas Indonesia masih menyimpan ruang pertumbuhan, termasuk untuk kendaraan di segmen premium dan koleksi. Volume penjualan kendaraan bekas diperkirakan mencapai sekitar 1,5 juta unit pada 2025 dan berpeluang menembus 2 juta unit pada 2034.

Pertumbuhan pasar tersebut turut membuka peluang bagi pelaku usaha yang menyasar kendaraan dengan harga dan spesifikasi lebih tinggi. Namun, transaksi mobil premium memiliki pertimbangan yang lebih kompleks dibandingkan kendaraan pada umumnya. Kondisi fisik dan mesin, rekam jejak kendaraan, keaslian spesifikasi, kelengkapan dokumen, hingga prospek nilai kendaraan menjadi bagian dari proses sebelum transaksi dilakukan.

Kondisi itu menjadi ruang yang digarap Gema Motorcars melalui ekosistem perdagangan kendaraan premium. Berbasis di Distrik Otomotif PIK 2, Tangerang, perusahaan menawarkan berbagai kendaraan dari merek premium dan luxury, seperti Mercedes-Benz, Lamborghini, Ferrari, Porsche, Lexus, dan Land Rover.

Selain model reguler, Gema Motorcars juga memasukkan kendaraan langka dan collectible ke dalam portofolionya. Karakter unit yang berbeda-beda membuat proses transaksi tidak hanya berfokus pada harga jual, tetapi juga validasi kondisi dan sejarah kendaraan.

CEO Gema Motorcars Gary Suwandi mengatakan faktor kepercayaan menjadi elemen penting dalam bisnis tersebut karena karakter setiap kendaraan berbeda.

“Dalam jual beli mobil premium, kepercayaan adalah fondasi utama. Setiap kendaraan memiliki kondisi, riwayat, spesifikasi, dan nilai yang berbeda. Terlebih untuk unit langka, pelanggan membutuhkan partner yang tidak hanya memahami produknya, tetapi juga dapat mendampingi seluruh proses secara transparan dan personal,” ujar Gary dalam keterangan pers, Jumat (2/10).

Untuk mendukung proses tersebut, Gema Motorcars menyediakan layanan dari tahap awal pencarian kendaraan hingga penyelesaian transaksi. Layanan tersebut mencakup konsultasi dan pencarian unit, inspeksi kendaraan, trade-in, pembiayaan, pengurusan dokumen, garansi, serta test drive.

Model layanan tersebut kemudian diperluas ke pasar kendaraan yang lebih umum melalui Roomah Gema. Berbeda dengan Gema Motorcars yang berfokus pada segmen premium, lini tersebut menawarkan kendaraan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, mulai dari MPV, SUV, sedan, hatchback, hingga city car.

Gary mengatakan ekspansi tersebut berangkat dari pengalaman perusahaan dalam melihat kebutuhan konsumen di pasar otomotif yang lebih luas. “Pengalaman di ekosistem mobil premium membuat saya sadar, kebutuhan dan traffic jual beli mobil sehari-hari pun banyak dan seharusnya punya pelayanan yang sama lengkapnya, sama baiknya seperti pasar premium,” kata Gary.

Gema Motorcars dan Roomah Gema berada di bawah Gema Worldwide, jaringan kreatif dan konsultan pemasaran terintegrasi. Keterlibatan di bisnis otomotif sekaligus memperluas pemahaman perusahaan terhadap perilaku konsumen secara langsung.

Founder & CEO Gema Worldwide, Eveline Anastasia, mengatakan kedekatan dengan konsumen menjadi bagian penting dalam memahami perkembangan pasar dan kebutuhan pelanggan.

“Gema Worldwide percaya bahwa pemahaman terbaik tentang sebuah brand lahir ketika kita benar-benar dekat dengan customer dan perkembangan trend,” ujar Eveline.

Ke depan, Gema Motorcars menyiapkan perluasan portofolio dengan menambah kendaraan langka dan collectible. Perusahaan juga akan memperkuat layanan, kolaborasi, serta komunitas otomotif sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan premium.

Sementara itu, Roomah Gema diarahkan untuk memperluas pilihan kendaraan yang menyasar kebutuhan mobilitas harian. Dengan dua lini tersebut, Gema berupaya menjangkau spektrum pasar mobil bekas yang lebih luas, dari kendaraan koleksi hingga kendaraan untuk penggunaan sehari-hari.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More