Jakarta, FORTUNE - Perusahaan konglomerasi, PT Astra International Tbk mencatat kenaikan penjualan mobil pada Mei 2025 menjadi 34.480 unit. Angka ini meningkat dibandingkan penjualan April yang tercatat 26.976 unit, namun lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 41.324 unit.
Realisasi penjualan mobil Astra periode Mei 2025 mendorong perusahaan meraih pangsa pasar sebesar 57 persen, naik jika dibandingkan bulan sebelumnya yang anjlok di kisaran 53 persen.
Hampir semua merek kendaraan di bawah grup Astra mencatat kenaikan penjualan dibandingkan April, hingga akhirnya mampu mendongkrak penjualan mobil perseroan pada Mei 2025.
Misalnya, Toyota dan Lexus yang secara total membukukan penjualan 21.241 unit. Kemudian Daihatsu yang tercatat 11.166 unit, lalu segmen kendaraan niaga Isuzu 1.904 unit dan UD Trucks sebanyak 169. Adapun, segmen low cost and green car (LCGC) mencatat penjualan 8.022 unit.
Bila diakumulasi sejak awal tahun, sepanjang Januari hingga Mei 2025, Astra mencatat penjualan sebesar 172.268 unit. Angka ini berkontribusi 54 persen dari penjualan mobil nasional tercatat sebanyak 316.981 unit.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, penjualan Astra diharapkan kembali bergairah pada bulan depan, seiring hadirnya ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada Juli 2025.
"Astra akan menghadirkan ragam kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional," ujar Boy dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (12/6).
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Penjualan Mobil Tembus 34.480 Unit, Grup Astra Kuasai 57% Pangsa Pasar

Toyota pamerkan sejumlah produk baru di ajang GIIAS 2024 (dok. Ekarina)
Penjualan Mobil Nasional
Penjualan mobil nasional sepanjang Mei 2025 tercatat 60.613 unit, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 51.205 unit.
Mitsubishi masih menempati peringkat ketiga merek penjualan terbesar nasional setelah Toyota dan Daihatsu dengan torehan penjualan 6.723 unit disusul Suzuki dengan 3.921 unit dan Honda yang mencatat penjualan 3.166 unit.
Agresifitas brand Cina, membawa mereka cepat naik peringkat 10 besar. BYD & Denza misalnya, yang mampu menyusul penjualan merek-merek Jepang dengan torehan penjualan 3.429 unit. Adapun, merek Korea Selatan Hyundai membuntuti di belakangnya 1.650 unit. Sedangkan, Wuling mencatat penjualan 1.566 unit.
Editorial Team
EditorEkarina .
Related Article
Chandra Asri Kebut Pembangunan Pabrik CA-EDC, Progresnya Capai 80%29 Sep 2026, 19:20 WIB
Integrasi AI Alodokter Capai Tingkat Akurasi dan Keselamatan Tinggi29 Sep 2026, 17:37 WIB
Kawasan Blok M Belum Selesai Bertransformasi, Ini Rencana Ekspansi ke Depan29 Sep 2026, 09:47 WIB
PIS Bantah Menjual Kapal PIS Pioneer yang Tertahan di Malaysia28 Sep 2026, 19:52 WIB
Anak Usaha WIFI Kantongi Fasilitas Pinjaman US$60 Juta dari EDC28 Sep 2026, 19:29 WIB
Bobobox Bersiap Ekspansi Bertahap ke Jepang28 Sep 2026, 16:03 WIB
Daftar Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Terbaru 202628 Sep 2026, 14:50 WIB
Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Usai Jual 30 Persen Saham BYAN28 Sep 2026, 13:33 WIB
Presiden Direktur BATA Amitav Nandy Mundur, Ini Alasannya28 Sep 2026, 12:43 WIB
BUVA Ekspansi ke Bisnis Hiburan Bali lewat Investasi KJA28 Sep 2026, 11:32 WIB
Konsep Co-Living Jadi Solusi Investasi Properti dan Interior27 Sep 2026, 06:00 WIB
Pasar Pakaian Anak Capai Rp16 Triliun, Segmen Sports Lifestyle Jadi Incaran26 Sep 2026, 08:01 WIB
Pupuk Kaltim Amankan Stok 293 Ribu Ton untuk Oktober-Maret26 Sep 2026, 07:55 WIB
TRIN Gandeng Artotel Group Jadi Operator Hotel Collins Boulevard Tangerang26 Sep 2026, 07:45 WIB
PGE Bor Sumur Kedua PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW25 Sep 2026, 18:15 WIB
Indomobil dan Ambisi Membesarkan Hongqi di Pasar Luxury RI25 Sep 2026, 17:27 WIB
25 Perusahaan Multinasional di Indonesia dan Bidang Usahanya25 Sep 2026, 16:17 WIB
Prospek Produksi Berubah, Merck Catat Impairment Rp87 Miliar25 Sep 2026, 15:54 WIB
Starbucks Tutup 250 Gerai, Biaya Restrukturisasi Tembus Rp5,38 T25 Sep 2026, 14:05 WIB
Perkuat Bisnis Baterai, Green Power Dirikan Usaha Patungan Kendaraan Niaga Listrik25 Sep 2026, 13:06 WIB