Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Peremajaan Armada, IMC Pelita Logistik (PSSI) Tambah 6 Kapal

2 min read
Peremajaan Armada, IMC Pelita Logistik (PSSI) Tambah 6 Kapal
Dok. PT IMC Pelita Logistik Tbk
  • PT IMC Pelita Logistik menambah enam kapal baru, terdiri dari dua tugboat dan empat barge berkapasitas lebih dari 10.000 ton, untuk peremajaan armada pengangkutan dry bulk.
  • Tambahan kapal yang dibangun di Batam berpotensi meningkatkan armada grup menjadi 53 unit, dari 47 kapal yang dioperasikan hingga akhir September 2026.
  • Ekspansi dilakukan saat kinerja tertekan: volume kargo 2025 turun menjadi 13,9 juta ton, sementara semester I-2026 mencatat pendapatan turun 19 persen dan rugi bersih Rp33,9 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI) menambah enam kapal baru sebagai bagian dari strategi peremajaan armada. Investasi tersebut diarahkan untuk menjaga kesiapan operasional pengangkutan dry bulk sekaligus memberikan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Enam kapal yang ditambahkan terdiri atas dua kapal tunda (tugboat) dan empat kapal tongkang (barge). Seluruhnya dibangun di dua galangan kapal di Batam, dengan kapasitas masing-masing tongkang mencapai lebih dari 10.000 ton.

Dengan tambahan tersebut, jumlah armada IMC Pelita Logistik dan entitas anak berpotensi mencapai 53 unit. Hingga akhir September 2026, perseroan mengoperasikan 47 unit kapal, di luar enam kapal baru yang masuk dalam program peremajaan.

Direktur PT IMC Pelita Logistik Tbk, Basuki Setiogroho, mengatakan pembaruan armada dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional perseroan dan pelanggan, serta kondisi pasar dan biaya pembangunan kapal.

“Peremajaan armada merupakan bagian dari upaya kami menjaga keandalan dan kesiapan armada dalam mendukung kegiatan pengangkutan dry bulk. Kehadiran kapal-kapal baru ini juga memberikan fleksibilitas yang lebih baik dalam pengalokasian kapal sesuai kebutuhan operasional pelanggan,” kata Basuki dalam keterangan resmi, Senin (5/10).

Penambahan kapal tersebut dilakukan ketika bisnis perseroan masih menghadapi tekanan. Sepanjang 2025, volume kargo yang diangkut IMC Pelita Logistik mencapai 13,9 juta metrik ton, turun dari 21 juta metrik ton pada 2024.

Penurunan volume tersebut turut berdampak pada pendapatan usaha. Pada 2025, pendapatan perseroan tercatat US$57,1 juta, dibandingkan US$81,2 juta pada tahun sebelumnya.

Tekanan berlanjut pada paruh pertama 2026. IMC Pelita Logistik membukukan pendapatan Rp380,8 miliar hingga Juni 2026, turun 19 persen secara tahunan dari Rp469,9 miliar.

Penurunan juga terlihat pada EBITDA yang menyusut 40,2 persen menjadi Rp73,8 miliar dari Rp123,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, perseroan mencatat rugi bersih Rp33,9 miliar, berbalik dari laba Rp24,9 miliar pada semester I-2025.

Di tengah kondisi tersebut, peremajaan armada menjadi salah satu langkah perseroan untuk menjaga kapasitas dan efisiensi operasional. Sebelumnya, IMC Pelita Logistik memiliki 48 unit armada pada akhir 2025.

Perseroan tidak menetapkan seluruh program peremajaan sekaligus. Pengadaan kapal berikutnya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan pasar, kebutuhan pelanggan, kondisi armada, serta biaya pembangunan.

Dengan masuknya enam kapal baru, perseroan memiliki tambahan kapasitas untuk menyesuaikan penempatan armada berdasarkan kebutuhan pengangkutan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga daya saing bisnis logistik laut ketika volume angkutan dan kinerja keuangan masih menghadapi tekanan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More