- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Profil Boy Thohir: Pendidikan, Perjalanan Karier, dan Kekayaannya

Boy Thohir membeli total 2.824.900 saham ESSA, ADRO, dan AADI, menambah kepemilikannya di tiga emiten tersebut.
Lulusan Amerika Serikat ini mendirikan WOM Finance, mengakuisisi Adaro pada 2005, lalu menjadi Wakil Presiden Komisaris Alamtri Resources sejak Juni 2025.
Forbes mencatat kekayaannya 3,8 miliar dolar AS pada Desember 2025, peringkat ke-19 terkaya Indonesia.
Jakarta, FORTUNE – Boy Thohir tengah menjadi sorotan publik setelah menambah kepemilikan saham di tiga emiten pada Senin (19/10). Ketiga emiten yang dimaksud adalah PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Berdasarkan keterbukaan informasi PT Trinugraha Thohir, Boy Thohir membeli total 2.824.900 saham dari ketiga emiten tersebut. Pembelian saham terdiri atas 2.252.300 saham ESSA, 470.000 saham ADRO, dan 102.600 saham AADI.
Boy Thohir sendiri dikenal sebagai pengusaha dan konglomerat di Indonesia. Ia memiliki rekam jejak karier di Alamtri Resources Indonesia yang dulunya dikenal sebagai PT Adaro Energy Indonesia Tbk.
Penasaran seperti apa profil Boy Thohir? Simak profil, perjalanan karier, daftar bisnis, hingga kekayaannya berikut.
Table of Content
Profil Boy Thohir
Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir lahir di Bandar Lampung pada 1 Mei 1965. Ia merupakan putra pasangan Teddy Thohir dan Edna Thohir, sekaligus kakak kandung Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Boy Thohir menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Administrasi Bisnis dari University of Southern California (USC) pada 1988. Setahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan Master of Business Administration (MBA) di Northrop University, California.
Perjalanan karier Boy Thohir
Boy Thohir memulai kiprahnya di dunia bisnis dengan mendirikan PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance), perusahaan pembiayaan sepeda motor, pada 1997. Ia kemudian merambah sektor pertambangan melalui akuisisi saham Allied Indocoal bersama perusahaan asal Australia.
Pada 2005, Boy Thohir bersama sejumlah mitra bisnisnya mengakuisisi Adaro. Perusahaan tersebut berkembang hingga berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2008.
Sepanjang kariernya, Boy Thohir menduduki berbagai posisi strategis di Adaro dan anak perusahaannya. Mulai dari menjadi Presiden Direktur hingga Presiden Komisaris.
Pada akhir 2024, Adaro Energy resmi berganti nama menjadi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan yang semakin berfokus pada pengembangan ekonomi hijau.
Boy Thohir kemudian mengundurkan diri dari jabatan Presiden Direktur ADRO dan diangkat sebagai Wakil Presiden Komisaris pada 2 Juni 2025. Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari perubahan struktur manajemen perusahaan untuk periode hingga 2028.
Portofolio bisnis dan saham Boy Thohir
Profil Boy Thohir tidak lepas dari kerajaan bisnis yang telah dibangunnya selama puluhan tahun. Ia memiliki portofolio bisnis dan kepemilikan saham di berbagai sektor strategis, seperti energi, keuangan, hingga teknologi. Berikut rinciannya.
Perusahaan pertambangan batu bara yang berdiri pada 1970. Operasi pertambangannya berlokasi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan tengah.
Sebagai Wakil Presiden Komisaris Alamtri Resources Indonesia, Boy Thohir mengendalikan 6,863 persen saham ADRO. Manuver Boy Thohir belakang meningkatkan porsi kepemilikan sebesar 0,73 persen.
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
Sebagai bagian dari Adaro Group, Adaro Andalan Indonesia bergerak di sektor pertambangan batu bara. Perusahaan ini mengelola sejumlah tambang di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatra Selatan.
Boy Thohir tercatat memiliki saham AADI sebesar 454.011.607 atau 5,8305 persen. Terbaru, ia menambah kepemilikan AADI senilai 1,16 persen per 19 Oktober 2026.
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
Perusahaan yang fokus di industri energi dan kimia. Mereka mengoperasikan kilang LPG dan amoniak swasta di Indonesia. Konglomerat tersebut memiliki 15,91 persen saham ESSA. Setelah transaksi terbaru, kepemilikan saham ESSA meningkat sekitar 0,49 persen.
- PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM)
Sejak 1990, Trimegah Sekuritas Indonesia bergerak di bidang penyedia jasa keuangan dan pasar modal di Indonesia. Boy Thohir tercatat sebagai pemegang saham utama dan pengendali, dengan kepemilikan sebesar 34,64 persen atau sekitar 2,465 miliar saham TRIM.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Perusahaan induk yang bergerak di sektor pertambangan serta pengolahan logam dan mineral, termasuk emas, perak, tembaga, dan nikel. Di sana, porsi kepemilikan Boy Thohir sebesar 7,463 persen atau setara 1,826 miliar saham MDKA.
- PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
PALM dikenal sebagai perusahaan investasi yang sebelumnya berbisnis di sektor agroindustri kelapa sawit. Dengan kepemilikan 19,897 persen atau 3,130 miliar saham PALM, Boy Thohir termasuk pemegang saham utama.
- PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)
Perusahaan multifinance yang menawarkan pembiayaan. Boy Thohir mempunyai kepemilikan tidak langsung sebesar 25,01 persen melalui PT Wahana Makmur Sejati per September 2024.
- PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO)
Di sektor teknologi, Boy Thohir memiliki 1,05 miliar lembar saham seri A GOTO. Jumlah ini setara kepemilikan 0,10 persen dari seluruh saham tercatat.
Sebagai catatan, ia pernah menjabat sebagai Komisaris GOTO sejak 2021. Lalu, ia mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan digantikan oleh Pablo Malay pada awal Mei 2025.
Kekayaan Boy Thohir
Sebagai pengusaha batu bara, ia sukses meraih keuntungan besar dari portofolio bisnis dan investasinya. Hampir sebagian besar sumber kekayaan berasal dari industri batu bara.
Forbes mencatat kekayaan Boy Thohir mencapai 3,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp68,459 triliun (kurs Rp18.015 per dolar AS) per Desember 2025. Capaian ini membuatnya berada di urutan ke-19 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia 2025.
Demikian profil Boy Thohir beserta perjalanan kariernya sebagai pengusaha di Indonesia. Kiprahnya di dunia bisnis, terutama sektor energi dan pertambangan, menjadikannya salah satu tokoh berpengaruh dalam industri tersebut.
FAQ seputar profil Boy Thohir
Siapa itu Boy Thohir? Boy Thohir adalah pengusaha dan konglomerat asal Indonesia. Ia dikenal sebagai Wakil Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).
Apa hubungan Boy Thohir dengan Erick Thohir? Boy Thohir merupakan kakak kandung Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI.
Boy Thohir memiliki bisnis apa saja? Ia memiliki bisnis di berbagai sektor, seperti energi, keuangan, hingga teknologi.
Boy Thohir orang terkaya ke berapa? Boy Thohir menempati peringkat ke-19 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia, dengan kekayaan mencapai 3,8 miliar dolar AS per Desember 2025.





















