Profil Boy Thohir tidak lepas dari kerajaan bisnis yang telah dibangunnya selama puluhan tahun. Ia memiliki portofolio bisnis dan kepemilikan saham di berbagai sektor strategis, seperti energi, keuangan, hingga teknologi. Berikut rinciannya.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Perusahaan pertambangan batu bara yang berdiri pada 1970. Operasi pertambangannya berlokasi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan tengah.
Sebagai Wakil Presiden Komisaris Alamtri Resources Indonesia, Boy Thohir mengendalikan 6,863 persen saham ADRO. Manuver Boy Thohir belakang meningkatkan porsi kepemilikan sebesar 0,73 persen.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
Sebagai bagian dari Adaro Group, Adaro Andalan Indonesia bergerak di sektor pertambangan batu bara. Perusahaan ini mengelola sejumlah tambang di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatra Selatan.
Boy Thohir tercatat memiliki saham AADI sebesar 454.011.607 atau 5,8305 persen. Terbaru, ia menambah kepemilikan AADI senilai 1,16 persen per 19 Oktober 2026.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
Perusahaan yang fokus di industri energi dan kimia. Mereka mengoperasikan kilang LPG dan amoniak swasta di Indonesia. Konglomerat tersebut memiliki 15,91 persen saham ESSA. Setelah transaksi terbaru, kepemilikan saham ESSA meningkat sekitar 0,49 persen.
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM)
Sejak 1990, Trimegah Sekuritas Indonesia bergerak di bidang penyedia jasa keuangan dan pasar modal di Indonesia. Boy Thohir tercatat sebagai pemegang saham utama dan pengendali, dengan kepemilikan sebesar 34,64 persen atau sekitar 2,465 miliar saham TRIM.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Perusahaan induk yang bergerak di sektor pertambangan serta pengolahan logam dan mineral, termasuk emas, perak, tembaga, dan nikel. Di sana, porsi kepemilikan Boy Thohir sebesar 7,463 persen atau setara 1,826 miliar saham MDKA.
PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
PALM dikenal sebagai perusahaan investasi yang sebelumnya berbisnis di sektor agroindustri kelapa sawit. Dengan kepemilikan 19,897 persen atau 3,130 miliar saham PALM, Boy Thohir termasuk pemegang saham utama.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)
Perusahaan multifinance yang menawarkan pembiayaan. Boy Thohir mempunyai kepemilikan tidak langsung sebesar 25,01 persen melalui PT Wahana Makmur Sejati per September 2024.
PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO)
Di sektor teknologi, Boy Thohir memiliki 1,05 miliar lembar saham seri A GOTO. Jumlah ini setara kepemilikan 0,10 persen dari seluruh saham tercatat.
Sebagai catatan, ia pernah menjabat sebagai Komisaris GOTO sejak 2021. Lalu, ia mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan digantikan oleh Pablo Malay pada awal Mei 2025.