SBMA-KPI Ekspansi Gas Industri, Tangki Penyimpanan Naik 3,5 Kali

- SBMA menggandeng KPI untuk memperkuat rantai pasok dan distribusi gas industri di Kalimantan, dengan fokus pada ketersediaan produk, efisiensi logistik, dan perluasan akses pasar.
- SBMA berencana menaikkan kapasitas tangki penyimpanan sekitar 3,5 kali lipat guna mengantisipasi permintaan, meningkatkan fleksibilitas persediaan, dan melayani kebutuhan volume lebih besar.
- Kedua perusahaan akan mengembangkan jaringan distribusi bertahap di Kalimantan dan sekitarnya, menyasar kebutuhan sektor pertambangan, manufaktur, energi, kesehatan, konstruksi, serta makanan dan minuman.
Balikpapan, FORTUNE - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) bekerja sama dengan PT Kalim Parna Industri (KPI) guna memperkuat strategi ekspansi bisnis gas industri.
Kemitraan tersebut bertujuan menguatkan rantai pasok dan distribusi gas industri di wilayah Kalimantan. Terutama dalam mendukung ketersediaan produk, efisiensi logistik, serta perluasan akses pasar di berbagai wilayah Kalimantan.
"Dengan mengoptimalkan sinergi antara infrastruktur, pasokan, dan jaringan distribusi, kami berharap dapat memberikan layanan yang semakin baik sekaligus membuka peluang pertumbuhan pasar yang lebih luas," kata Direktur Operasional dan Marketing SBMA, Fran Budiarto dalam keterangan resmi, Selasa (13/10).
Perseroan berencana meningkatkan kapasitas tangki penyimpanan hingga sekitar 3,5 kali lipat dibandingkan kapasitas sebelumnya. Peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari strategi untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan sekaligus meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan persediaan dan distribusi.
Dengan kapasitas penyimpanan lebih besar, SBMA akan memiliki ruang lebih optimal dalam mengelola kebutuhan pasar, menjaga ketersediaan produk, serta merespons permintaan dengan volume lebih besar.
Kedekatan basis operasional kedua perusahaan di Kalimantan Timur menjadi salah satu faktor yang mendukung efektivitas kerja sama. Kondisi itu dinilai memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi logistik, mengoptimalkan waktu distribusi, serta mendukung keandalan layanan ke industri.
SBMA melihat Kalimantan memiliki potensi pertumbuhan kebutuhan gas industri yang cukup besar dengan geliat ekonomi yang terus berkembang dan kedewasaan pasar yang semakin meningkat terhadap pentingnya solusi alternatif dan penerapan pada aplikasi-aplikasi khusus dalam bidang pertambangan, manufaktur, energi, kesehatan, konstruksi, makanan dan minuman serta sektor industri lainnya.
Dengan dukungan kerja sama bersama KPI, SBMA akan mengembangkan jaringan distribusi secara bertahap untuk menjangkau pasar di berbagai wilayah di Pulau Kalimantan dan area sekitarnya. Dalam pelaksanaannya, kedua perusahaan akan menjalankan kerja sama sesuai dengan cakupan wilayah, produk, serta ketentuan distribusi yang telah disepakati.
"Kami melihat peluang yang besar untuk mengembangkan pasar gas industri di Kalimantan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada bagaimana membangun kemampuan distribusi dan layanan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung perkembangan industri di wilayah ini,” ujar Fran Budianto.
Ke depan, perseroan juga akan terus mengevaluasi kebutuhan kapasitas, jaringan distribusi, serta peluang pengembangan pasar sejalan dengan pertumbuhan permintaan dan perkembangan industri di Kalimantan.

















