Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Tips Keselamatan Berkendara Saat Mudik
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut mengambil peran dalam mendukung kelancaran mudik 2026 dengan mendirikan Posko Mudik BRImo 2026 di lima rest area di ruas jalan tol Jakarta–Jawa. (Dok. BRI)
  • Kementerian Perhubungan memproyeksikan jumlah pemudik Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,91 juta orang, sedikit menurun dari tahun sebelumnya namun tetap berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.
  • Asuransi Astra Garda Otto membagikan tips keselamatan berkendara seperti mengecek oli, lampu, rem, shock breaker, dan sistem AC agar perjalanan mudik lebih aman dan nyaman.
  • Laurentius Iwan Pranoto mengingatkan pentingnya memiliki asuransi kendaraan serta memastikan dokumen dan ketentuan polis aktif untuk perlindungan dari risiko tak terduga selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Mudik adalah tradisi tahunan yang dilakukan masyarakat Indonesia menjelang perayaan Idul Fitri. Pada momen ini, jutaan perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga dan merayakan hari raya bersama.

Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pemudik Lebaran 2026 kemungkinan mencapai sekitar 143,91 juta orang. Meski angka tersebut sedikit menurun dibandingkan realisasi 2025, potensi kepadatan lalu lintas dan tingginya mobilitas masyarakat tetap menjadi perhatian utama.

Oleh sebab itu, pengendara perlu meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan berkendara. Asuransi Astra Garda Otto menyampaikan ada sejumlah tips yang bisa diperhatikan sebelum melakukan perjalanan mudik agar aman sampai kampung halaman.

  1. Cek seluruh pelumas dan cairan pada kendaraan:
    Pastikan oli dan cairan pelumas cukup agar komponen mesin tidak cepat overheat saat perjalanan jauh.

  2. Cek lampu kendaraan dan karet wiper:
    Lampu kendaraan adalah alat komunikasi di jalan. Pastikan lampu menyala dan wiper berfungsi baik agar visibilitas tetap terjaga, terutama saat malam atau hujan.

  3. Cek kondisi sistem pengereman:
    Pastikan kondisi rem pada kendaraan berfungsi optimal untuk mencegah terjadinya rem blong.

  4. Cek shock breaker dan kondisi kaki-kaki kendaraan:
    Komponen tersebut adalah penopang utama dalam menjaga kenyamanan terutama saat mobil melewati jalan bergelombang.

  5. Pastikan sistem AC berfungsi dengan baik.

Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto menyampaikan bahwa sebaiknya pengendara memasang asuransi pada kendaraannya untuk melindungi dari hal-hal tidak terduga.

Pengendara juga bisa memastikan beberapa hal supaya memudahkan proses klaim, diantaranya seperti polis asuransi mobil dan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi aktif, tidak melanggar aturan/rambu lalu lintas, penggunaan kendaraan sesuai dengan yang tercantum pada polis, serta memahami kembali ketentuan risiko yang dijamin, perluasan jaminan yang dimiliki, dan pengecualian pada polis.

"Dengan mempersiapkan kendaraan dan perlindungan dengan baik, berkendara secara bijak, serta menjaga kesadaran dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan, kita dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman," ujarnya.

Editorial Team

EditorEkarina .