TGUK Diakuisisi Perusahaan Singapura Rp40 Miliar, VCG jadi Pengendali

VCG mengambil alih 56,84 persen saham TGUK dari PT Dinasti Kreatif Indonesia senilai sekitar Rp40,6 miliar.
Perusahaan asal Singapura itu menjadi pemegang saham pengendali baru TGUK setelah transaksi selesai pada 2 Oktober 2026.
VCG menunjuk PT Artha Global Trikanaka Investama untuk melaksanakan penawaran tender wajib.
Jakarta, FORTUNE — Visionary Capital Global Pte. Ltd. (VCG) resmi menjadi pengendali baru PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) setelah mengambil alih 2,03 miliar saham atau setara 56,84 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pengambilalihan tersebut telah diselesaikan pada 2 Oktober 2026. Saham tersebut dibeli dari PT Dinasti Kreatif Indonesia selaku penjual sekaligus pengendali lama TGUK.
“Saham-saham itu dibeli dengan harga Rp20 per saham, sehingga nilai keseluruhan transaksi mencapai sekitar Rp40,6 miliar,” demikian tulis perusahaan dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (6/10).
Dengan penyelesaian transaksi tersebut, VCG resmi menjadi pemegang saham pengendali baru TGUK.
VCG merupakan perusahaan yang berkedudukan di Singapura dan menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar hewan ternak, daging, unggas, telur, dan hasil perikanan serta aktivitas perusahaan holding lainnya. Seiring perubahan pemegang saham pengendali, susunan pengurus perusahaan berubah menjadi Antonius Bobby Siswanto dan Lee Xuanhan, Lancaster sebagai direktur.
“Tujuan pengambilalihan ini untuk mendukung pengembangan usaha TGUK. Pengendali baru melihat adanya peluang sinergi dan kolaborasi antara VCG dan perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha perseroan,” kata manajemen perseroan.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai perseroan sekaligus memberikan prospek usaha yang lebih baik ke depan.
Di sisi lain, terdapat sejumlah hubungan afiliasi antara VCG dan TGUK. Janni tercatat sebagai pemegang saham VCG sekaligus pemegang saham TGUK. Antonius Bobby Siswanto juga merupakan pemegang saham dan direktur VCG, sekaligus pemegang saham dan Komisaris Utama TGUK.
Sementara itu, Agus Suhada tercatat sebagai pemegang saham VCG dan Direktur Utama TGUK.




















