PT Sari Murni Abadi dikenal sebagai produsen makanan ringan nasional dengan sejumlah merek seperti Momogi, Migi-Migi, Yale-Yale, dan Criscito. Perusahaan yang berbasis di Bogor itu berdiri sejak 1998 dan telah memperluas pasar ke sejumlah negara.
Momogi Group tercatat meraih Top Brand Award selama 17 tahun berturut-turut. Selain pasar domestik, perusahaan memperkuat ekspansi regional melalui integrasi dengan Bibica Corporation di Vietnam pada sektor makanan ringan dan konfeksioneri.
Saat ini, Momogi Group memiliki dua fasilitas manufaktur di Jawa Timur dan Jawa Barat serta dua fasilitas produksi di Vietnam melalui Bibica Corporation. Dengan kombinasi bisnis tersebut, entitas gabungan disebut akan memiliki akses ke lebih dari 270 juta konsumen di Indonesia dan sekitar 100 juta konsumen di Vietnam.
COCO menilai akuisisi ini membuka peluang sinergi dari sisi portofolio produk, distribusi, dan akses pasar internasional di sejumlah negara berkembang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.
Berdasarkan data Statista, pasar makanan ringan di Asia Tenggara diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 6 hingga 8 persen sampai 2030. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan kelas menengah, urbanisasi, dan konsumsi makanan praktis di kawasan tersebut.
Direktur Momogi Group, Servin Njoo, mengatakan kolaborasi dengan Win&Co Group diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan bisnis kedua perusahaan.
“Kami melihat kolaborasi dengan Win&Co Group sebagai peluang untuk menciptakan nilai tambah melalui sinergi portofolio dan kapabilitas yang saling melengkapi. Dengan bergabungnya kekuatan brand dan jaringan masing-masing pihak, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan ke depan,” ujarnya.