Antisipasi Pembobolan Rekening, Pahami Pentingnya Menjaga PIN Bank

Ini kiat menjaga kerahasiaan PIN.

Antisipasi Pembobolan Rekening, Pahami Pentingnya Menjaga PIN Bank
ilustrasi menarik uang di ATM BCA tanpa kartu (pexels.com/RDNE Stock project)
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat dan perkembangan teknologi, penggunaan online banking semakin meningkat dari hari ke hari. Sayangnya, masih banyak nasabah yang belum menyadari pentingnya menjaga kerahasiaan identitas pribadi dalam menjalankan berbagai transaksi keuangan dan perbankan secara digital, termasuk menjaga kerahasiaan PIN.  

Personal Identification Number, disingkat PIN, adalah sandi rahasia yang terdiri dari 6 digit angka yang diperlukan oleh setiap nasabah sebagai sebuah aksi otorisasi untuk dapat melakukan transaksi perbankan, seperti ATM, Kartu Kredit, Kartu Debit dan mobile banking. 

“Danamon terus berupaya mengingatkan nasabah melalui kampanye anti-fraud #JanganKasihCelah agar nasabah dan mitra bisnis selalu waspada menjaga kerahasiaan identitas pribadi dan informasi penting lainnya," kata Chief Digital Officer Bank Danamon, Andreas Kurniawan melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (28/11). 

Secara umum PIN dibagi menjadi dua macam, yaitu mPIN dan PIN Telepon. mPin adalah sandi rahasia yang dibutuhkan oleh nasabah pengguna mobile banking ketika melakukan otorisasi transaksi perbankan, sementara PIN Telepon dibutuhkan untuk mengakses data melalui komunikasi telepon dengan Hello Danamon.

Ini kiat menjaga kerahasiaan PIN

ilustrasi salah transfer uang (unsplash.com/Eduardo Soares)

Penting untuk dimengerti bahwa kecanggihan teknologi di dalam dunia perbankan juga memiliki berbagai risiko di saat yang bersamaan, salah satunya kebocoran informasi PIN yang pada umumnya terjadi akibat kelalaian nasabah dalam menjalankan transaksi keuangan. 

Ketika PIN diketahui oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, nasabah sebagai pemilik rekening akan berada dalam posisi yang berbahaya karena pelaku dapat melakukan berbagai tindakan merugikan, mulai dari pencurian data pribadi dan informasi penting lainnya hingga pembobolan uang di dalam rekening. Oleh karena itu, menjaga kerahasiaan PIN sangatlah krusial dan tidak boleh dianggap remeh. 

Berbagai kiat untuk menjaga kerahasiaan PIN bisa dilakukan, contohnya dengan melakukan proteksi atas PIN milik sendiri, dan menghindari menulis PIN di tempat yang mudah ditemukan atau menyimpan PIN di HP tanpa diberikan pengamanan berupa password. 

"Pastikan gerakan tangan Anda tidak bisa dilihat orang lain ketika memasukkan PIN di mesin ATM atau EDC. Selain itu, jangan pernah membagikan PIN Anda dengan siapa pun, bahkan kepada staf bank Anda sekalipun,” ujar Andreas. 

Selain itu, kita juga dapat melakukan pergantian PIN secara berkala, bisa 1 tahun sekali, 6 bulan sekali atau 3 bulan sekali. Ia menamnahkan, pabila sewaktu-waktu nasabah Danamon perlu mengubah PIN, nasabah bisa langsung mengubahnya melalui berbagai macam layanan Danamon.

Magazine

SEE MORE>
Chronicle of Greatness
Edisi April 2024
[Dis] Advantages As First Movers
Edisi Maret 2024
Fortune Indonesia 40 Under 40
Edisi Februari 2024
Investor's Guide 2024
Edisi Januari 2024
Change the World 2023
Edisi Desember 2023
Back for More
Edisi November 2023
Businessperson of the Year 2023
Edisi Oktober 2023
Rethinking Wellness
Edisi September 2023

IDN Media Channels

Most Popular

Cara Membuat Akun PayPal dengan Mudah, Tanpa Kartu Kredit!
UOB Sediakan Kartu Kredit Khusus Wanita, Miliki Nasabah 70 ribu
Kelas BPJS Kesehatan Dihapus tapi Iuran Tetap Beda, Seperti Apa?
IBM Indonesia Ungkap Fungsi WatsonX Bagi Digitalisasi Sektor Keuangan
Survei BI: Tren Harga Rumah Tapak Masih Naik di Awal 2024
Saksi Sidang Kasus Korupsi Tol MBZ Sebut Mutu Beton Tak Sesuai SNI