Ekosistem QRIS telah berkembang pesat dan menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak diluncurkan pada 2019 oleh Bank Indonesia (BI). Menjelang penghujung 2025, QRIS berhasil mencatatkan performa solid di Kuartal III 2025.
Berdasarkan laporan Statistik QRIS yang dirilis Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), nilai transaksi QRIS di Q3 2025 mencapai Rp128 triliun, naik 102,1 persen dari periode yang sama tahun lalu dan melonjak 20,1 persen dibandingkan Kuartal II 2025.
QRIS juga mencatatkan volume transaksi yang menembus 1,469 miliar transaksi secara kumulatif hingga September 2025, naik 147,7 persen dari Kuartal III 2024.
Dalam dua tahun terakhir, jumlah transaksi QRIS berkembang sangat pesat. QRIS mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp42 triliun pada Q1 2024, lalu naik menjadi Rp52 triliun pada kuartal berikutnya. Nilai transaksinya terus tumbuh hingga Rp66 triliun pada Q3 2024. Akhir Kuartal IV 2024, nilai transaksi QRIS berhasil menorehkan Rp82 triliun.
Tren positif terus berlanjut hingga tahun 2025 yang dibuka dengan Rp104 triliun. Memasuki kuartal berikutnya, nilai transaksi QRIS naik menjadi Rp110 triliun dan sekarang mencapai rekor tertinggi Rp128 triliun pada Kuartal III 2025.