Jakarta, FORTUNE — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dan menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS pada perdagangan Senin (9/3).
Pada pembukaan pasar, rupiah tercatat berada di Rp17.019 per dolar AS, turun sekitar 0,56 persen dibandingkan posisi penutupan akhir pekan sebelumnya di level Rp16.925.
Pelemahan tersebut menjadi catatan baru bagi rupiah karena melampaui beberapa periode tekanan sebelumnya, termasuk saat pandemi Covid-19 pada Maret 2020 yang berada di kisaran Rp16.600–Rp16.700 per dolar AS.
Level ini juga melewati titik terlemah saat krisis moneter 1998 yang sempat menyentuh sekitar Rp16.800 per dolar AS dalam perdagangan intraday.
