IHSG adalah gambaran mengenai pergerakan saham. Selain memberikan informasi terkini, IHSG memiliki 5 fungsi untuk investasi saham yang harus Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut:
Menjadi tolok ukur kinerja portofolio
Apabila Anda pernah melakukan investasi reksa dana maupun investasi saham, pasti memiliki portofolio yang terus Anda pantau perkembangannya.
Portofolio merupakan kumpulan aset investasi yang dimiliki oleh seorang investor. Melalui IHSG, Anda bisa mudah menilai perkembangan portofolio.
Sebagai contoh, Anda sudah berinvestasi sejak 10 tahun yang lalu. Kemudian, IHSG mengalami penguatan sebesar 198 persen dalam 10 tahun.
kinerja portofolio masih di bawah itu, berarti ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, Adan bisa mempertimbangkan untuk mengganti strategi investasi.
Penanda pergerakan pasar
Fungsi pertama dari IHSG adalah sebagai penanda pergerakan pasar. Apa maksudnya?
Seperti yang telah disebutkan di atas, IHSG merupakan indeks pergerakan saham tercatat di BEI. Dapat disimpulkan bahwa posisi IHSG mencerminkan kondisi saham-saham di pasar modal
Oleh karena itu, IHSG bisa menjadi rujukan yang dapat dipercaya untuk melihat kondisi bursa saham saat ini. Jika tren IHSG sedang naik, artinya harga-harga saham di BEI juga sedang mengalami tren peningkatan.
Sebaliknya, apabila posisi IHSG sedang melemah, berarti harga-harga saham di BEI secara general juga sedang menurun. Namun, bisa saja ada saham yang trennya berkebalikan dengan pergerakan IHSG saat itu.
Melihat pertumbuhan ekonomi
Salah satu faktor untuk mengukur perkembangan ekonomi adalah melalui IHSG.
Memang, ada banyak indikator lain yang bisa menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Akan tetapi, IHSG juga memiliki peran besar dalam menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Mengukur tingkat keuntungan
IHSG adalah grafik yang juga membantu Anda untuk melihat perkembangan portofolio. Hal ini membuat Anda bisa mengukur rata-rata keuntungan dari investasi yang telah Anda lakukan.
Sebagai contoh, pada 2008 IHSG berada pada level 1.400. Lima tahun berikutnya, IHSG terus berkembang ke level 4.400.
Dari hal itu dapat dilihat bahwa pertumbuhan indeks dalam lima tahun adalah 3.000 atau 214 persen. Secara tahunan, dapat dilihat juga bahwa pertumbuhan indeks menunjukkan angka 42,8 persen.
Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan atau mengukur bahwa rata-rata tingkat keuntungan dalam satu tahun seharusnya berkisar di angka tersebut.
Acuan untuk melakukan investasi
Fungsi terakhir dari IHSG adalah sebagai acuan bagi pelaku pasar modal dalam melakukan pembelian saham.
Seperti yang diketahui, harga saham gabungan mempresentasikan bagaimana kondisi pasar modal sendiri. Dengan adanya IHSG, investor dapat membuat keputusan untuk membeli atau menjual sahamnya.