Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Link Net Dapat Pinjaman US$150 Juta dari ADB untuk Perluas Fiber Optik
Logo Link Net. (Dok. Linknet)
  • Pinjaman akan dimanfaatkan untuk memperluas jaringan serat optik dan meningkatkan layanan broadband di Indonesia.

  • Dukungan ini memperkuat posisi ADB sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem digital nasional.

  • Link Net akan memperluas jaringan FTTH, mengembangkan model grosir akses terbuka, dan mendukung partisipasi UMKM dalam ekonomi digital secara berkelanjutan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Asian Development Bank (ADB) memberikan pinjaman senilai US$150 juta kepada PT Link Net Tbk untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital dan meningkatkan kualitas layanan broadband di Indonesia.

Link Net akan memanfaatkan pendanaan tersebut untuk memperkuat stabilitas keuangan sekaligus mempercepat ekspansi di pasar broadband berbasis serat optik. Pada saat bersamaan, perusahaan itu telah mentransformasi bisnisnya ke arah model business-to-business (B2B).

Kepala Perwakilan ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov, mengatakan kerja sama tersebut memperkuat posisi ADB sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem digital nasional.

“Kesepakatan ini memperkuat peran ADB sebagai mitra tepercaya dalam agenda pengembangan digital Indonesia,” kata Bobur dalam keterangannya, Selasa (10/3).

Menurutnya, dukungan terhadap ekspansi infrastruktur digital Link Net diharapkan mampu memperluas akses internet yang lebih inklusif.

Melalui pendanaan ini, Link Net akan memperluas jaringan fiber-to-the-home (FTTH) secara nasional. Teknologi tersebut memungkinkan layanan internet berkecepatan tinggi langsung ke rumah pelanggan melalui kabel serat optik.

Perusahaan yang berada di bawah naungan Axiata Group Berhad itu juga berencana mengembangkan model grosir akses terbuka. Skema ini memungkinkan penyedia layanan lain memanfaatkan jaringan fiber Link Net, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan broadband sekaligus memperluas akses internet bagi masyarakat.

Selain memperkuat konektivitas digital, proyek ini juga ditujukan untuk mendorong produktivitas dan partisipasi pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dalam ekonomi digital.

Chief Executive Officer Link Net, Kanishka Gayan Wickrama, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai dukungan pembiayaan dari ADB akan mempercepat upaya perusahaan dalam meningkatkan kapasitas jaringan dan kualitas layanan.

“Kami sangat antusias bermitra dengan ADB dalam proyek penting ini untuk meningkatkan kemampuan kami dalam mendukung ekonomi digital Indonesia,” ujar Kanishka.

Proyek pengembangan jaringan ini juga dirancang selaras dengan komitmen iklim nasional, antara lain melalui penggunaan teknologi jaringan yang lebih hemat energi serta peningkatan efisiensi aset infrastruktur digital.

 

Editorial Team