Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

OCBC Perluas Transaksi QRIS Antarnegara ke Tiongkok

2 min read
OCBC Perluas Transaksi QRIS Antarnegara ke Tiongkok
Pemindaian kode QR UnionPay melalui aplikasi OCBC mobile untuk melakukan pembayaran di Tiongkok/Dok Jaringan PRIMA
  • OCBC memperluas QRIS Antarnegara ke Tiongkok melalui OCBC mobile dan Jaringan PRIMA, memungkinkan pembayaran di merchant UnionPay serta Alipay memakai rekening rupiah.
  • Transaksi menggunakan mekanisme Local Currency Settlement untuk konversi otomatis; sejak 30 April hingga awal Oktober 2026, penggunaan nasabah didominasi layanan ritel personal, department store, dan restoran.
  • Jaringan QRIS lintas negara kini mencakup enam negara mitra. Hingga Juli 2026, transaksi inbound dan outbound mencatat net inflow Rp4,17 triliun bagi pasar domestik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE –

Jakarta, FORTUNE – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memperluas jangkauan pembayaran QRIS antarnegara ke Tiongkok melalui aplikasi OCBC mobile dengan dukungan Jaringan PRIMA. Inovasi ini memungkinkan nasabah memproses transaksi harian secara langsung di Tiongkok menggunakan rekening rupiah pada merchant yang terhubung dengan jaringan UnionPay dan Alipay.

Perluasan integrasi sistem pembayaran ini memanfaatkan mekanisme Local Currency Settlement (LCS), sehingga transaksi berbasis mata uang rupiah dapat langsung mengonversi pembayaran secara otomatis.

Digital Platform Head OCBC, Ramda Yanurzha, menjelaskan penyediaan fitur ini dirancang mendukung kebutuhan finansial dan mobilitas nasabah di luar negeri.

“Melalui OCBC mobile, nasabah dapat melakukan pembayaran QRIS Antarnegara di Tiongkok dengan mudah menggunakan rekening rupiah, sejalan dengan pendekatan Local Currency Settlement. Kemudahan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan keuangan yang terintegrasi dengan kebutuhan dan mobilitas nasabah,” ujar Ramda dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (14/10).

Sejak koneksi QRIS ke Tiongkok dibuka pada 30 April 2026 hingga awal Oktober 2026, OCBC mencatat volume transaksi nasabah didominasi oleh tiga sektor utama, yakni personal retail services, department store, dan restoran.

Guna menjaga keamanan transaksi, Ramda mengimbau nasabah memastikan merchant tujuan menyediakan QR berlogo UnionPay atau Alipay, serta melakukan pemeriksaan ulang detail transaksi sebelum memberikan konfirmasi pada aplikasi.

Keandalan ekosistem pembayaran lintas negara ini disokong oleh konektivitas infrastruktur switching yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera (Jaringan PRIMA). Senior Executive Vice President Marketing PT Rintis Sejahtera, Robby Sutisna, menyatakan keandalan jaringan didukung pengawasan berlapis guna memitigasi risiko keamanan.

“Selain itu, perluasan transaksi antarnegara ini juga diiringi dengan sistem monitoring layanan selama 24 jam serta sistem deteksi transaksi tidak wajar atau Potential Risk Detection System (PRDS) sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan keamanan ekosistem pembayaran,” kata Robby.

Pengembangan layanan ini sejalan dengan kerangka Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 yang memajukan interkoneksi sistem pembayaran regional. Saat ini, cakupan jaringan QRIS antarnegara telah menjangkau Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan akumulasi transaksi QRIS lintas negara sejak awal implementasi pada 2022 hingga Juli 2026 memberikan dampak positif terhadap neraca pembayaran nasional. Transaksi wisatawan asing di Indonesia (inbound) mencapai 21 juta transaksi senilai Rp5,90 triliun.

Sementara itu, transaksi pengguna asal Indonesia di negara mitra (outbound) mencapai 4,67 juta transaksi dengan nilai Rp1,73 triliun. Dengan demikian, terdapat selisih surplus (net inflow) sebesar Rp4,17 triliun yang masuk ke pasar domestik, yang berperan mendorong efisiensi pariwisata, perdagangan, serta penerimaan devisa negara.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More