Jakarta, FORTUNE – PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) mencatatkan pendapatan premi neto sebesar Rp2,82 triliun pada Desember 2025. Nilai itu naik sekitar 9,49 persen (YoY) bila dibandingkan dengan capaian akhir 2024 yang mencapai Rp2,58 triliun.
Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, Maika Randini menjelaskan, perusahaan telah menutup 2025 dengan pencapaian positif yang didukung oleh produk dan program yang lengkap untuk melindungi masyarakat.
"Kami tidak hanya hadir saat keluarga memulai perlindungan dasar, tetapi juga mendampingi mereka berkembang, dari perencanaan kesehatan hingga membangun legacy untuk generasi mendatang," ujar Maika Randini melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (22/1).
Inovasi dan aksesibilitas Sun Life terwujud dalam menghadirkan solusi relevan untuk masyarakat melalui distribusi multi-kanal, seperti bancassurance dengan CIMB Niaga dan Bank Muamalat Indonesia. Serta jaringan keagenan untuk produk asuransi jiwa konvensional dan yang berbasis syariah.
Di akhir 2025, Sun Life juga telah meluncurkan Asuransi X-tra Proteksi Waris (US$) untuk solusi perencanaan waris, serta Asuransi Sun Prosperity Prime atau Si Super (US$ via CIMB Niaga; IDR & US$ via Agency).
