Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-01-22 at 07.53.20.jpeg
Ilustrasi Logo Sun Life/Dok Sun Life Indonesia

Intinya sih...

  • Pendapatan premi neto Sun Life mencapai Rp2,82 triliun di 2025, naik 9,49% dari tahun sebelumnya.

  • Strategi bisnis Sun Life di 2026 fokus pada edukasi finansial, akses perlindungan sepanjang hidup, dan inovasi layanan.

  • Sun Life meluncurkan kampanye untuk meningkatkan literasi keuangan dan inklusi asuransi di Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) mencatatkan pendapatan premi neto sebesar Rp2,82 triliun pada Desember 2025. Nilai itu naik sekitar 9,49 persen (YoY) bila dibandingkan dengan capaian akhir 2024 yang mencapai Rp2,58 triliun.

Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, Maika Randini menjelaskan, perusahaan telah menutup 2025 dengan pencapaian positif yang didukung oleh produk dan program yang lengkap untuk melindungi masyarakat. 

"Kami tidak hanya hadir saat keluarga memulai perlindungan dasar, tetapi juga mendampingi mereka berkembang, dari perencanaan kesehatan hingga membangun legacy untuk generasi mendatang," ujar Maika Randini melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (22/1). 

Inovasi dan aksesibilitas Sun Life terwujud dalam menghadirkan solusi relevan untuk masyarakat melalui distribusi multi-kanal, seperti bancassurance dengan CIMB Niaga dan Bank Muamalat Indonesia. Serta jaringan keagenan untuk produk asuransi jiwa konvensional dan yang berbasis syariah.

Di akhir 2025, Sun Life juga telah meluncurkan Asuransi X-tra Proteksi Waris (US$) untuk solusi perencanaan waris, serta Asuransi Sun Prosperity Prime atau Si Super (US$ via CIMB Niaga; IDR & US$ via Agency). 

Sun Life siapkan tiga pilar dalam strategi bisnis 2026

Bantuan Sun Life melalui Save the Children untuk mendukung upaya tanggap bencana dan pemulihan di wilayah yang mengalami kerusakan parah di Sumatra (dok.Sun Life)

Untuk strategi bisnis 2026, lanjut Maika, Sun Life Indonesia menerapkan tiga pilar utama untuk memasuki 2026, yakni peningkatan edukasi finansial, akses perlindungan untuk seluruh tahapan kehidupan, dan inovasi berkelanjutan untuk layanan terbaik bagi nasabah.

"Komitmen kami di 2026 adalah memberikan proposisi nilai yang nyata: premi terjangkau dengan proses lebih sederhana, layanan digital yang semakin efisien, dan aksesibilitas melalui berbagai kanal distribusi," tambah Maika Randini. 

Selama 30 tahun berkiprah di industri, Sun Life juga menghadirkan sejumlah kampanye untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Yang terbaru ialah memperluas kampanye "The One You Can Rely On" ke berbagai kota di Indonesia. Ekspansi ini dimulai dengan perayaan Gelar Gumilar di kawasan Braga, Bandung, dan akan berlanjut ke Surabaya, Makassar, Tanjung Pinang, dan Palembang. 

Langkah ini menjawab tantangan nasional di mana penetrasi asuransi Indonesia masih 2-3 persen, menunjukkan sebagian besar keluarga belum memiliki perlindungan finansial memadai. Dengan naiknya biaya kesehatan dan meningkatnya usia harapan hidup, risiko finansial semakin besar, mendorong pergeseran mindset asuransi dari kebutuhan sekunder menjadi bagian penting dalam perencanaan masa depan.

Editorial Team