5 Tips dan Trik Desain Rumah Tumbuh yang Modern dan Estetik

Rumah tumbuh jadi solusi membangun rumah impian.

5 Tips dan Trik Desain Rumah Tumbuh yang Modern dan Estetik
Ilustrasi desain ruang kerja di rumah/Dok. Nodes Studio
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Rumah tumbuh atau growing house telah menjadi tren baru di Indonesia, karena konsep rumah tumbuh adalah rumah yang dibangun secara bertahap. Bagi para milenial konsep rumah ini menjadi solusi dalam membangun rumah impian yang memiliki keterbatasan dalam membangun rumah keseluruhan secara langsung. 

Konsep rumah tumbuh ini banyak diminati oleh pasangan muda atau keluarga yang berjumlah dua hingga empat orang karena bisa dilakukan dengan minim bujet dan memaksimalkan lahan yang ada. 

Head of Nodes Studio, Ali Z. A., mengatakan tren rumah tumbuh semakin banyak diminati anak muda atau milenial. “Mereka membutuhkan insight, ide atau konsultasi dalam membangun rumah atau mendesain interior hunian yang disesuaikan dengan karakter mereka dengan memaksimalkan bujet dari lahan yang tersedia,” ujarnya.

Selain itu, dalam membangun rumah tumbuh juga harus berinovasi, baik dari sisi desain maupun bangunan yang anti-mainstream. “Misalnya, dengan color tone yang unik, fresh, dan serta dipersonalisasi menyesuaikan karakter keunikan klien kami,” katanya.

Agar tidak salah saat mendesain dan merencanakan rumah tumbuh, Nodes Studio memberikan lima tips dan trik membangun rumah tumbuh anti-mainstream favorit milenial yang bisa dijadikan referensi untuk Anda.

1. Perencanaan konsep rumah tumbuh secara keseluruhan

Terdapat dua konsep rumah tumbuh, yaitu rumah tumbuh vertikal atau rumah tumbuh horizontal.

Jika Anda memiliki lahan yang kecil, jenis rumah tumbuh vertikal adalah solusinya dengan menambah satu atau dua lantai ke atas, kemudian konsultasikan perencanaan kepada konsultan desain interior berpengalaman.

“Matangnya perencanaan sedari awal akan mempengaruhi kekuatan struktur bangunan rumah,” ujar Ali.

2. Membuat rencana bujet bangunan secara detail

Buatlah rencana anggaran pembangunan secara detail disesuaikan dengan dana yang disiapkan saat ini. Apabila anggaran tidak segera dipakai, perhitungkan inflasi sebab apa yang dirancang tahun ini mungkin saja tidak akan relevan digunakan sebagai acuan dalam melanjutkan pembangunan di tahun kedua. 

Untuk itu, tambahkan kenaikan 5 hingga 10 persen dari rancangan anggaran yang telah Anda buat setiap tahunnya, baik untuk biaya belanja bahan bangunan maupun ongkos pekerja.

“Nodes Studio pun dapat membantu kamu untuk menghitung anggaran bujet, supaya pembangunan berjalan sesuai rencana untuk menghindari over budget,” ujarnya.

3. Menentukan skala prioritas ruangan yang ingin dibangun

Untuk membangun rumah tumbuh, sebaiknya tentukan ruangan apa saja yang ingin dibangun terlebih dahulu. Misalnya, kamar tidur, kamar mandi, dan dapur  sebagai ruangan yang paling dibutuhkan untuk beraktivitas.

“Jika lahan terbatas, kita bisa membuat ruang multifungsi seperti ruang tamu sekaligus ruang keluarga,” katanya.

Kemudian perencanaan di tahap selanjutnya, menentukan perencanaan di mana letak tangga, letak taman, letak tandon air, letak kelistrikan, dan sebagainya. 

4. Perhatikan tampilan atau landscape rumah Anda

Untuk mempercantik tampilan eksterior di tahap pertama dan selanjutnya, Anda bisa menyewa jasa arsitek tampilan fasad dan landscape rumah agar lebih menarik, simpel, dan estetik. 

Dengan tampilan fasad dan landscape rumah Anda akan lebih menarik bahkan mungkin membuat banyak orang tidak mengetahui kalau rumah tersebut sebenarnya rumah Anda masih dapat dibangun kembali. 

5. Memanfaatkan furnitur multifungsi dan mengkonsep desain rumah

Meskipun memiliki lahan yang terbatas, mendesain dan mempercantik rumah tidak hanya menambah jumlah lantai. Akan tetapi, penting memanfaatkan furnitur multifungsi atau memberikan sekat/dinding untuk menambah fungsi ruangan.

Selain itu, sejak awal tentukan konsep desain, kombinasi warna untuk rumah dan ruangan Anda. Perencanaan yang konsisten penting untuk menghindari konsep desain dan warna yang berbeda di setiap ruangannya.

Dapat pula menerapkan arsitektur hijau dengan menggunakan material daur ulang berkolaborasi dengan brand daur ulang. “Seperti sampah plastik bekas didaur ulang menjadi sebuah items yang bermanfaat, seperti furnitur, meja atau kursi yang bisa dimanfaatkan kembali untuk klien,” katanya.

Ali mengatakan, apabila kesulitan merencanakan untuk membangun rumah tumbuh, dapat menggunakan jasa konsultan untuk membantu merekomendasikan konsep furnitur, merencanakan bujet, dan sebagainya, hingga pengerjaan selesai.


 

Magazine

SEE MORE>
Fortune Indonesia 40 Under 40
Edisi Februari 2024
Investor's Guide 2024
Edisi Januari 2024
Change the World 2023
Edisi Desember 2023
Back for More
Edisi November 2023
Businessperson of the Year 2023
Edisi Oktober 2023
Rethinking Wellness
Edisi September 2023
Fortune Indonesia 100
Edisi Agustus 2023
Driving Impactful Change
Edisi Juli 2023

Most Popular

Paylater Layaknya Pedang Bermata Dua, Kenali Risiko dan Manfaatnya
Bidik Pasar ASEAN, Microsoft Investasi US$2,2 Miliar di Malaysia
LPS Bayarkan Klaim Rp237 Miliar ke Nasabah BPR Kolaps dalam 4 Bulan
Bukan Cuma Untuk Umrah, Arab Saudi Targetkan 2,2 Juta Wisatawan RI
BI Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.800 per US$, Ini Faktor-faktornya
Rambah Bisnis Es Krim, TGUK Gandeng Aice Siapkan Investasi Rp700 M