Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Bidik Segmen Premium, Loca Loka Bawa Tradisi Meksiko ke Indonesia
Rajiv Ghumman, Global Business Head Loca Loka/Dok. Loca Loka

Jakarta, FORTUNE - Produsen tequila premium asal Meksiko, Loca Loka, resmi berekspansi ke Indonesia dengan menggelar peluncuran eksklusif di Origen, Bali pada 11 Mei 2026. Kehadiran brand 100 persen agave tersebut menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat pasar Asia Tenggara, sekaligus membidik pertumbuhan segmen minuman beralkohol premium di Indonesia.

Didirikan oleh Rana Daggubati, Anirudh Ravichander, dan Sree Harsha Vadlamudi, Loca Loka memadukan tradisi tequila Meksiko dengan visi kreatif India. Setelah meluncur di Filipina awal tahun ini, Indonesia menjadi pasar berikutnya dalam ekspansi regional mereka.

Perusahaan menilai Indonesia memiliki potensi besar berkat pertumbuhan industri hospitality mewah, budaya koktail yang berkembang, serta meningkatnya minat konsumen urban terhadap produk premium yang menawarkan autentisitas dan cerita di balik produk. Dari speakeasy di Jakarta Selatan hingga lounge tepi pantai di Seminyak, konsumen dinilai semakin mencari minuman dengan kualitas tinggi sekaligus memiliki nilai craftsmanship dan narasi budaya.

Global Business Head Loca Loka, Rajiv Ghumman, mengatakan ekspansi ke Indonesia dilakukan secara selektif dan berfokus pada kualitas ketimbang distribusi massal.

“Budaya koktail Indonesia berkembang pesat dan semakin banyak penikmat minuman beralkohol yang menghargai produk dengan cerita autentik yang diproses yang teliti. Kami tidak mengejar distribusi besar-besaran, dan prinsip itu berlaku dimana saja kami hadir, termasuk Indonesia," ujarnya dalam keterangan kepada Fortune Indonesia, Selasa (12/5).

Rajiv mengatakan, pihaknya membangun kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki nilai yang sama yakni kualitas di atas kuantitas, narasi yang bermakna di atas kebisingan marketing, dan menciptakan momentum daripada sekadar menjual produk.

"Para bartender dan pelaku industri hospitality di Jakarta dan Bali memahami apa yang sedang kami bangun, dan rasa saling menghormati itu membuat peluncuran ini terasa lebih seperti kolaborasi tulus daripada sekadar penetrasi pasar baru,” ujar Rajiv, menambahkan.

Loca Loka diproduksi di dataran tinggi Jalisco, Meksiko, oleh master distiller generasi ketiga Willy Bañuelos Ramírez. Brand ini memperkenalkan dua varian tequila premium ke pasar Indonesia, yakni Loca Loka Blanco dan Loca Loka Reposado.

Kedua produk tersebut telah meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk medali di San Francisco World Spirits Competition 2025, New York International Spirits Competition, WSWA Wine & Spirits Tasting Competition, hingga London Spirits Competition 2026, dengan Reposado meraih medali emas dan Blanco meraih medali perak.

Willy menjelaskan seluruh proses produksi dilakukan tanpa aditif dan mengedepankan metode tradisional. Menurutnya, tequila yang hebat seharusnya terasa seperti asal-usulnya. Di Loca Loka, autentisitas berarti kesabaran, dengan membiarkan agave tumbuh enam hingga delapan tahun agar matang sempurna, dipanggang perlahan dalam oven bata, difermentasi secara alami, lalu dimaturasi dengan cermat dalam barel oak pilihan. Tanpa aditif, tanpa pewarna buatan.

"Ketika seseorang di Indonesia menikmati Blanco atau Reposado kami, mereka tengah merasakan agave dataran tinggi dalam ekspresi paling murninya - jujur, kompleks, dan berakar pada pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Itulah minuman yang benar-benar layak untuk dinikmati bersama," ujar Willy.

Nama Loca Loka sendiri merefleksikan identitas lintas budaya brand tersebut. Kata “Loca” berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “gila”, dipadukan dengan “Loka” dari bahasa Sanskerta yang berarti “dunia”.

Perusahaan menyebut setiap botol diproduksi melalui proses penggilingan tahona tradisional, pemanggangan oven bata, serta maturasi menggunakan tong oak Prancis dan Amerika. Ekspansi ke Indonesia mengikuti keberhasilan penetrasi pasar di Amerika Serikat, Singapura, Filipina, dan India. Saat ini Loca Loka telah hadir di 25 negara bagian di AS dan menyiapkan ekspansi lebih lanjut ke Inggris, Uni Emirat Arab, Australia, dan Eropa sepanjang 2026.

Momentum pertumbuhan perusahaan juga diperkuat pendanaan Seri A sebesar US$12,5 juta dari investor swasta asal Singapura pada Maret 2025 untuk mempercepat pembangunan jaringan distribusi global.

Co-Founder Loca Loka, Rana Daggubati, mengatakan Indonesia dinilai merepresentasikan semangat perayaan yang ingin dibangun brand tersebut. "Dari irama pantai Bali hingga kemewahan dunia malam Jakarta, ada keterbukaan yang begitu mencerminkan semangat Loca Loka. Tequila memang diciptakan untuk merayakan kebersamaan, dan Indonesia sudah paham betul soal itu,” ujar Rana.

Sementara itu, Co-Founder & CEO Sree Harsha Vadlamudi menegaskan strategi ekspansi perusahaan tetap mengusung filosofi “100 or Nothing”. Menurutnya, ekosistem perhotelan yang luar biasa di negeri ini menjadi kanvas sempurna bagi nilai-nilai Loca Loka: integritas, desain, dan kualitas premium. Adapun Co-Founder lainnya, Anirudh Ravichander, menilai Bali memiliki energi kreatif yang sejalan dengan identitas brand. Bali memiliki energi kreatif yang unik dalam musik, seni, dan kehidupan malamnya yang sangat mencerminkan semangat Loca Loka.

Loca Loka Blanco hadir dengan kadar alkohol 40 persen dan dibuat dari 100 persen blue weber agave asal Jalisco. Varian ini menawarkan aroma agave matang dengan sentuhan citrus, pir, serai, lada putih, dan mint segar. Sementara Loca Loka Reposado dimatangkan selama empat hingga enam bulan dalam barel oak Prancis dan Amerika. Varian ini memiliki karakter roasted agave, madu, vanila, buah kering, karamel, hingga rempah seperti kapulaga dan cengkeh dengan tekstur velvety yang halus.

Melalui kampanye “100 or Nothing”, Loca Loka menekankan standar kualitas dalam seluruh rantai produksinya, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses penyulingan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar tequila premium global dengan menonjolkan aspek craftsmanship dan autentisitas budaya.

Dok. Loca Loka

Editorial Team