LUXURY

Pesan Solidaritas dan Perlawanan Perang di Fashion Show Balenciaga

Panggung berhias badai salju dan 525 bendera Ukraina

Pesan Solidaritas dan Perlawanan Perang di Fashion Show BalenciagaKoleksi Fall/Winter 2022/Dok. Balenciaga
09 March 2022

Paris, FORTUNE - Balenciaga memamerkan koleksi terbarunya di Runway Fall/Winter 2022 di Paris Fashion Week dan jadi perbincangan hangat para penggemar mode dunia. Demna Gvasalia selaku Creative Director Balenciaga secara berani mengusung tema yang terinspirasi dari perang Ukraina yang tengah memanas saat ini. 

Dalam peragaan teranyar Balenciaga itu, juga tersirat trauma sang desainer sebagai korban perang, sekaligus pesan untuk melawan kebengisan. Invasi Rusia terhadap Ukraina membuka luka lama yang Demna rasakan pada 1993.

Dilansir dari Vogue pada Selasa (8/3), Demna yang saat itu baru berusia 10 tahun harus mengungsi dari Georgia bersama sang ibu menyusul pecahnya perang Uni Soviet.

Situasi perang, kata Demna, seperti melihat dia dan ibunya ketika menyaksikan berita di televisi yang menunjukkan perjuangan ibu dan anak untuk keluar dari Ukraina di tengah situasi yang mencekam.

"Situasinya sama. Penindasnya juga, bahkan mungkin kami juga diserang oleh pesawat yang sama," kata Demna.

Peperangan di Ukraina semakin terasa karena negara tersebut yang menjadi tempat perlindungan pertama Demna sebagai pengungsi. Ia dan ibunya pun sempat menetap di pengungsian yang berlokasi di Odessa, sebuah kota pelabuhan di pesisir Laut Hitam yang kini terancam bombardir Rusia.

Dengan kondisi Ukraina yang kian memprihatinkan, rasanya berat bagi hati nurani Demna untuk tetap menghelat peragaan Balenciaga koleksi musim dingin 2022 di Paris Fashion Week, Minggu (6/3). Namun, ia menolak untuk 'menyerah'. Meskipun demikian, dengan mempertahankan ciri khas Balenciaga, Demna menampilkan dengan tata panggung yang membuat fashion show semakin mencuri perhatian. Uniknya, acara tersebut digelar di ruangan kaca 360°.

Pesan solidaritas dengan badai salju dan 525 bendera Ukraina

Koleksi Balenciaga di Paris Fashion Week 2022/Dok. Vogue

Sebagai bentuk bela rasa untuk Ukraina, Demna membacakan sebuah puisi karya Oleksandr Oles, seorang tokoh penyair dari negara tersebut, sebagai pembuka peragaan. Ia membacakannya dalam bahasa Ukraina. Tak ada penerjemah karena Demna memang ingin mendedikasikannya untuk rakyat Ukraina.

Bentuk dukungan lain adalah kaus gombrong biru-kuning seperti bendera Ukraina untuk setiap tamu. Tak tanggung-tanggung, semua bangku yang totalnya 500 lebih diisi dengan kaus tersebut. Selain itu, para tamu VIP Balenciaga mendapat undangan unik berupa iPhone 6S rusak.

Balenciaga membuat tata panggung melingkar dengan efek bersalju, angin kencang dan kilat yang menggambarkan keadaan Ukraina saat perang. Selain itu, peragaan busana tersebut juga dihiasi 525 bendera Ukraina yang terdapat pada setiap kursi penonton.

Model berjalan di dalam 'akuarium' melingkar yang sedang diterpa badai salju. Terdiri dari 69 tampilan busana pria dan wanita, koleksi ini didominasi busana bervolume dalam garis desain edgy khas Demna. Kerasnya angin menciptakan efek dramatis pada gaun yang menjuntai. Gaun ketat hingga pakaian dalam turut ditampilkan. Seberat atau seminim apa pun busananya, para model tetap menerjang badai.

Demna mengaku, badai salju dipilih sebagai bentuk keprihatinannya terhadap krisis pemanasan global. Namun, tema ini nyatanya bisa dimaknai dengan perspektif yang berbeda.

Koleksi terbaru Balenciaga

Instagram.com/Voguerunway

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.