Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Konser Kanye West Digelar Hari Ini, 20.000 Penonton Luar Negeri Padati GBK

3 min read
Konser Kanye West Digelar Hari Ini, 20.000 Penonton Luar Negeri Padati GBK
Dome stage Ye/Kanye West (instagram.com/rawvision.collective)
  • Konser YE Live in Jakarta digelar di GBK dan diproyeksikan menarik lebih dari 20.000 pengunjung mancanegara.

  • Konser ini melibatkan sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia dalam produksi dan operasional.

  • Kedatangan penonton berpotensi menggerakkan sektor transportasi, akomodasi, kuliner, pariwisata, dan ritel.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Penyanyi dan rapper asal Amerika Serikat, Kanye West akan menggelar konser perdananya di Indonesia. Konser bertajuk YE Live in Jakarta ini diproyeksikan menarik lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta, termasuk lebih dari 20.000 pengunjung mancanegara, pada akhir pekan penyelenggaraan.

Tingginya antusiasme penonton dari dalam dan luar negeri tersebut tak lain karena Jakarta merupakan satu-satunya kota pemberhentian tur Ye Live Concert Tour 2026 di Asia Tenggara. Dampak arus kedatangan penonton tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor pariwisata, transportasi, akomodasi, kuliner, hingga ritel.

Konser Ye digelar Raw Vision Collective di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, hari ini (24/1). GBK memiliki total kapasitas tampung sekitar 70.000 penonton, tergantung pada tata letak panggung dan area konser.

Tidak hanya menyasar penggemar musik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha dan tenaga kerja lokal. Penyelenggara memperkirakan sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia terlibat dalam produksi dan operasional konser. Mereka mencakup kru panggung, teknisi suara dan tata cahaya, kru LED dan video, pekerja logistik, pengemudi truk, petugas keamanan, tenaga medis, usher, hingga petugas kebersihan.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja mengatakan, konser ini diharapkan memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi pertunjukan musik internasional sekaligus mendorong aktivitas bisnis lokal.

Menurut dia, kedatangan pengunjung dari berbagai daerah dan negara dapat membuka peluang bagi usaha yang bergerak di bidang transportasi, perhotelan, makanan dan minuman, serta perdagangan ritel.

Dampak ekonomi tersebut berpotensi meluas hingga ke luar kawasan GBK. Pengunjung membutuhkan transportasi dari dan menuju bandara, tempat menginap, restoran, kafe, serta layanan wisata kota. Kebutuhan itu membuka peluang bagi pengemudi taksi dan transportasi daring, hotel, guest house, pedagang kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penyelenggaraan konser ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ekonomi Kreatif. Sejumlah perusahaan juga terlibat sebagai sponsor dan mitra, antara lain Republik World, InJourney, InJourney Airports, InJourney Retail Sarinah, Telkomsel, Balifiber, Oasis, dan Bluebird Group.

“Bagi kami, YE Live in Jakarta bukan hanya tentang satu malam pertunjukan, tetapi juga menunjukkan kesiapan Jakarta menjadi destinasi pilihan bagi artis internasional untuk menggelar konser tunggal,” ujar Karen dalam konferensi pers kemarin,

  1. Rangkaian Pra Konser

    konser Ye di Jakarta.png
    André Troutman, Music Director untuk YE (ketiga dari kanan), Karen Tjahja Marketing & Communications Lead, Raw Vision Collective (kedua dari kanan) hadir dalam konferensi pers menjelang tur Kanye West di Jakarta.

    Sebelum konser utama, penyelenggara juga menggelar rangkaian promosi Road to YE Live in Jakarta, termasuk aktivasi di Car Free Day dan pertunjukan Tunnel Vision: An Ode to YE di terowongan bawah tanah SCBD pada 18 Oktober 2026.

    Pertunjukan tersebut dipimpin Tony Williams, vokalis dan produser peraih Grammy Award yang telah berkolaborasi dengan YE sejak album The College Dropout. Acara itu mempertemukan musisi internasional dengan talenta Indonesia melalui interpretasi karya-karya YE yang memadukan paduan suara kontemporer dan elemen musik tradisional Indonesia, seperti gendang.

    Menjelang hari penyelenggaraan, persiapan produksi di GBK terus berlangsung. Penyelenggara berfokus memastikan operasional konser berjalan aman dan nyaman bagi penonton.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More