Jakarta, FORTUNE — Penyanyi dan rapper asal Amerika Serikat, Kanye West akan menggelar konser perdananya di Indonesia. Konser bertajuk YE Live in Jakarta ini diproyeksikan menarik lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta, termasuk lebih dari 20.000 pengunjung mancanegara, pada akhir pekan penyelenggaraan.
Tingginya antusiasme penonton dari dalam dan luar negeri tersebut tak lain karena Jakarta merupakan satu-satunya kota pemberhentian tur Ye Live Concert Tour 2026 di Asia Tenggara. Dampak arus kedatangan penonton tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor pariwisata, transportasi, akomodasi, kuliner, hingga ritel.
Konser Ye digelar Raw Vision Collective di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, hari ini (24/1). GBK memiliki total kapasitas tampung sekitar 70.000 penonton, tergantung pada tata letak panggung dan area konser.
Tidak hanya menyasar penggemar musik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha dan tenaga kerja lokal. Penyelenggara memperkirakan sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia terlibat dalam produksi dan operasional konser. Mereka mencakup kru panggung, teknisi suara dan tata cahaya, kru LED dan video, pekerja logistik, pengemudi truk, petugas keamanan, tenaga medis, usher, hingga petugas kebersihan.
Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja mengatakan, konser ini diharapkan memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi pertunjukan musik internasional sekaligus mendorong aktivitas bisnis lokal.
Menurut dia, kedatangan pengunjung dari berbagai daerah dan negara dapat membuka peluang bagi usaha yang bergerak di bidang transportasi, perhotelan, makanan dan minuman, serta perdagangan ritel.
Dampak ekonomi tersebut berpotensi meluas hingga ke luar kawasan GBK. Pengunjung membutuhkan transportasi dari dan menuju bandara, tempat menginap, restoran, kafe, serta layanan wisata kota. Kebutuhan itu membuka peluang bagi pengemudi taksi dan transportasi daring, hotel, guest house, pedagang kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penyelenggaraan konser ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ekonomi Kreatif. Sejumlah perusahaan juga terlibat sebagai sponsor dan mitra, antara lain Republik World, InJourney, InJourney Airports, InJourney Retail Sarinah, Telkomsel, Balifiber, Oasis, dan Bluebird Group.
“Bagi kami, YE Live in Jakarta bukan hanya tentang satu malam pertunjukan, tetapi juga menunjukkan kesiapan Jakarta menjadi destinasi pilihan bagi artis internasional untuk menggelar konser tunggal,” ujar Karen dalam konferensi pers kemarin,
