Jakarta, FORTUNE - Rolls-Royce akan mengukir sejarah dengan mengenalkan mobil berpenggerak listrik sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan. Mobil listrik Rolls-Royce akan menggunakan sistem battery electric vehicle (BEV), bukan berjenis hybrid atau sistem penggerak listrik lainnya.
Chief Executive Officer Rolls-Royce Motor Cars, Torsten Müller-Ötvös, dalam siaran resmi pada Senin mengatakan, bahwa pendiri perusahaan Charles Rolls pada April 1900 telah memprediksi elektrifikasi otomotif di masa depan.
"Maju lebih dari 120 tahun ketika saya membuat janji publik, dalam catatan, kami akan membawa Rolls Royce sepenuhnya listrik pertama ke pasar dalam dekade ini," kata Torsten Müller-Ötvös dalam keterangan resmi, Selasa (29/9).
Rolls Royce kini akan memulai perjalanan bersejarah untuk menciptakan mobil super mewah pertama yang bertenaga listrik. "Ini terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang, melalui keterampilan, keahlian, visi, dan dedikasi yang luar biasa dari para insinyur, desainer, dan spesialis kami di Home of Rolls-Royce," ucap Torsten.
Torsten menjelaskan, perusahaan tentunya menggunakan warisan industri dari para pendiri yang sebelumnya telah menjadi tokoh penting di bidang elektrifikasi dan otomotif pada awal dekade 20-an.
"Saat kami mengumumkan masa depan listrik baru di Rolls-Royce, saya bangga dan rendah hati untuk berbagi kisah inspiratif mereka, yang belum pernah diceritakan di satu tempat sebelumnya, dan memberikan cahaya baru dan menarik pada hari-hari awal perusahaan kami," kata Torsten.
