Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
1692849106721.jpeg
Logo PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG). (Dok. LinkedIn UDNG)

Jakarta, FORTUNE - Emiten budidaya udang, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), mengklarifikasi isu rencana akuisisi perseroan oleh Hashim Djojohadikusumo dan Northstar.

Direktur Utama Agro Bahari Nusantara, Vincent Lukito, mengatakan, saat ini Pemegang Saham Pengendali (PSP) perseroan belum berubah. Dikutip dari situs web Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham terbesar UDNG adalah Jose Loupiga Keliat dan Vincent Lukito, dengan kepemilikan masing-masing 22,71 persen.

"Sepanjang sepengetahuan perseroan, PSP perseroan belum menandatangani perjanjian yang definitif terkait penjualan sahamnya pada perseroan kepada pihak lain," kata Vincent dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/1).

Lebih lanjut, UDNG menyatakan tak mengetahui terkait latar belakang dan jadwal dari rencana pengambilalihan saham perseroan tersebut. Selain itu, perseroan juga menegaskan belum ada informasi atau kejadian penting lain yang bersifat material dan dapat berdampak terahdap kelangsungan hidup ataupun harga saham perseroan.

Sebelumnya, salah satu media daring memberitakan perihal kabar akuisisi UDNG oleh konsorsium raksasa, yang turut menyebut nama Hashim Djojohadikusumo dan taipan properti Sugianto Kusuma atau Aguan.

Dilansir dari Stockbit, UDNG sendiri telah mengembangkan usahanya dari 6 kolam hingga mencapai 14 kolam budidaya. Sejak 2019, perseroan sudah memproduksi lebih dari 400 ton udang Vannamei untuk kebutuhan domestik dan ekspor. Sekarang, UDNG disebut memiliki aset berupa 10 kolam atau tambak udang intensif, 4 kolam atau tambak udang super intensif, 3 kolam tendon, 4 kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), juga fasilitas pendukung seperti kincir air, pompa, dan sebagainya,

Hingga saat ini, tambak udang UDNG juga disebut masih aktif beroperasi. "[Tambak udang perseroan] sedang menjalankan siklus budidaya udang vannamei," ujar Vincent.

Menyusul klarifikasi itu, harga saham UDNG melemah 4,65 persen ke harga Rp4.100 pada Selasa pukul 16.17 WIB.

Editorial Team