Jakarta, FORTUNE - Emiten pemilik jaringan Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), menambah investasi di PT Lancar Wiguna Sejahtera (LWS) atau pengelola Lawson Indonesia.
Penambahan investasi saham di PT LWS itu bernilai Rp35 miliar, sesuai dengan persentase kepemilikan perseroan. Transaksi tersebut dilakukan pada 2 Februari 2026.
"Transaksi dilakukan untuk penambahan investasi saham oleh perseroan dan pemegang saham lainnya dengan tujuan memperkuat struktur permodalan dan mempertahankan persentase kepemilikan saham dalam PT LWS," kata Direksi AMRT dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/2).
Sebagai konteks, PT LWS merupakan anak perusahaan yang perseroan miliki secara langsung oleh perseroan, dengan kepemilikan saham sebesa 70 persen.
Setelah transaksi penambahan investasi, Sumber Alfaria Trijaya memegang saham Lawson Indonesia sebanyak 1,83 miliar saham atau setara dengan Rp183,48 miliar. Sebelumnya, kepemilikan saham AMRT di anak usaha tersebut hanya 1,48 miliar atau setara Rp148,48 miliar.
Transaksi itu tersebut merupakan transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42 Tahun 2020 karena terdapat kesamaan anggota direksi dan/atau dewan komisaris, serta hubungan antara PT LWS dengan pemegang saham utama.
Selain Sumber Alfaria Trijaya, pemilik saham lain dari PT LWS adalah PT Amanda Cipta Persada (533,08 juta saham atau 20,34 persen); PT Perkasa Internusa Mandiri (126,64 juta saham atau 4,83 persen); dan PT Cakrawala Mulia Prima (126,64 juta saham atau 4,83 persen).
Saham AMRT naik 1,45 persen ke harga Rp1.750 pada akhir perdagangan Selasa. Rata-rata harga saham AMRT adalah Rp1.730,66. Dikutip dari data IDX Mobile, volume transaksi mencapai 27,03 juta saham, dengan nilai transaksi senilai Rp46,79 miliar, dan frekuensi transaksi sebanyak 6,944 ribu kali.
