Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Astra Otoparts (AUTO) Akan Bagi Dividen Interim, Cek Jadwalnya

4 min read
Astra Otoparts (AUTO) Akan Bagi Dividen Interim, Cek Jadwalnya
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) (astra-otoparts.com)
  • Astra Otoparts akan membagikan dividen interim 2026 sebesar Rp72,52 per saham, dengan total Rp349,52 miliar.

  • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi berlangsung 13 Oktober, ex dividen 14 Oktober, dan pembayaran dividen pada 26 Oktober 2026.

  • Laba bersih semester I 2026 naik 23 persen menjadi Rp1,15 triliun, didukung pertumbuhan pendapatan manufaktur dan perdagangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham. Dividen akan dibayarkan pada 26 Oktober 2026.

Pembagian dividen tersebut telah diputuskan Direksi pada 2 Oktober 2026 dengan persetujuan Dewan Komisaris. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 15 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.

  1. Jadwal dividen interim AUTO

    Investor yang ingin memperoleh dividen interim AUTO perlu memperhatikan tanggal cum dan ex dividen di masing-masing pasar. Berikut jadwal lengkapnya:

    • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 13 Oktober 2026
    • Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 14 Oktober 2026
    • Cum dividen pasar tunai: 15 Oktober 2026
    • Recording date: 15 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB
    • Ex dividen pasar tunai: 16 Oktober 2026
    • Pembayaran dividen: 26 Oktober 2026

    Jadwal tersebut berlaku untuk pembagian dividen interim tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026. Perseroan menyatakan pelaksanaannya telah dikonsultasikan dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

    Untuk saham yang berada dalam penitipan kolektif, pembayaran dilakukan melalui KSEI. Pembayaran diteruskan kepada pemegang saham melalui pemegang rekening KSEI masing-masing.

    Sementara itu, pembayaran untuk saham dalam bentuk fisik dilakukan melalui transfer bank. Ini dilakukan setelah pemegang saham menyampaikan data rekening kepada pihak yang ditentukan perseroan.

  2. AUTO siapkan dividen Rp349,52 miliar

    Nilai dividen interim AUTO ditetapkan sebesar Rp349.527.037.160. Dengan jumlah tersebut, setiap saham yang berhak akan menerima Rp72,52.

    Pembagian ini didasarkan pada kondisi keuangan perseroan per 30 Juni 2026. Astra Otoparts mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,15 triliun.

    Pada periode yang sama, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp11,98 triliun. Sementara itu, total ekuitas tercatat Rp17,19 triliun.

  3. Laba semester I naik 23 persen

    Kinerja laba menjadi salah satu dasar keuangan dalam pembagian dividen interim tersebut. Pada semester I 2026, laba bersih Astra Otoparts mencapai sekitar Rp1,15 triliun, naik sekitar 23 persen dari Rp939 miliar pada semester I 2025.

    Pendapatan bersih konsolidasian juga meningkat 13,2 persen menjadi Rp10,9 triliun dari Rp9,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan berasal dari segmen manufaktur dan perdagangan.

    Segmen manufaktur mencatat pendapatan Rp5,6 triliun, naik 11,6 persen. Kenaikan tersebut didukung permintaan komponen kendaraan dari pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM), seiring meningkatnya permintaan kendaraan roda dua dan roda empat.

    Sementara itu, pendapatan segmen perdagangan mencapai Rp5,3 triliun atau tumbuh 15,1 persen. Pertumbuhan ditopang permintaan pasar aftermarket domestik, jaringan distribusi dan ritel, serta ekspor.

  4. Astra Otoparts perkuat bisnis komponen

    Di tengah pertumbuhan tersebut, Astra Otoparts melanjutkan pengembangan bisnis manufaktur dan aftermarket. Perseroan memperluas basis pelanggan dengan memasok komponen kepada OEM baru dan mengembangkan komponen kendaraan listrik atau electric vehicle (xEV).

    Pengembangan xEV mencakup general parts, specific parts, hingga mesin pengisian daya melalui merek ALTRO. Perseroan juga melakukan diversifikasi ke sektor nonotomotif, termasuk alat kesehatan dan industri lainnya.

    Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman mengatakan perseroan masih menghadapi tantangan berupa kenaikan harga bahan baku dan volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

    “Kami akan terus memperkuat kapabilitas manufaktur dan meningkatkan sinergi dengan OEM, serta memperluas jaringan dan penambahan portofolio produk di segmen aftermarket agar kami dapat terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham,” ujarnya dalam keterangan resmi pada 27 Juli 2026.

    Hingga akhir Juni 2026, Astra Otoparts memiliki 49 diler utama dan 27 kantor penjualan. Jaringan tersebut melayani lebih dari 15.000 toko suku cadang dan mencakup 667 gerai ritel modern di Indonesia.

  5. Saham AUTO naik 25 persen YTD

    Dari sisi perdagangan saham, AUTO berada di level Rp3.400 pada penutupan sesi I, Selasa (6/10). Harga tersebut turun 1,45 persen pada perdagangan hari ini.

    Meski turun pada hari berjalan, saham AUTO masih mencatat kenaikan 2,72 persen dalam lima hari terakhir dan 1,80 persen dalam satu bulan. Dalam enam bulan terakhir, saham AUTO naik 32,81 persen, sedangkan secara year to date meningkat 25 persen.

    Dengan demikian, pembayaran dividen interim AUTO akan dilakukan pada 26 Oktober 2026 setelah rangkaian tanggal cum dividen, ex dividen, dan pencatatan pemegang saham selesai.

    FAQ seputar Astra Otoparts (AUTO) akan bagi dividen interim

    Berapa dividen interim AUTO?

    Astra Otoparts membagikan dividen interim sebesar Rp72,52 per saham.

    Kapan dividen interim AUTO dibayarkan?

    Pembayaran dividen dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.

    Kapan recording date dividen AUTO?

    Recording date ditetapkan pada 15 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.

    Berapa laba bersih AUTO semester I 2026?

    Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp1,15 triliun.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More