Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Batavia dan DBS Luncurkan Reksadana Syariah USD Emas, AUM Tembus US$10 Juta
Peluncuran Batavia Gold Sharia Equity USD (BAGOS)
  • Batavia dan Bank DBS Indonesia meluncurkan BAGOS, reksadana syariah berdenominasi dolar AS yang berinvestasi pada saham perusahaan sektor emas.

  • Portofolio BAGOS mencakup sekitar 56 perusahaan global, dengan pembelian awal minimum US$10.000 melalui Bank DBS Indonesia.

  • AUM BAGOS telah melampaui US$10 juta pada hari peluncuran, sementara Batavia menargetkan kenaikan dua kali lipat hingga akhir tahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa daya tarik utama reksadana BAGOS?
Vote Now
Rabu (30/9)

Batavia dan Bank DBS Indonesia meluncurkan Batavia Gold Sharia Equity USD di Jakarta.

Q4 2026

DBS Bank menilai saham sektor emas dan komoditas tetap berperan strategis dalam portofolio pasar.

akhir tahun

Batavia Prosperindo AM menargetkan dana kelolaan BAGOS meningkat dua kali lipat dari posisi peluncuran.

Kini

Dana kelolaan yang terkumpul setelah peluncuran telah menembus US$10 juta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa daya tarik utama reksadana BAGOS?
Vote Now
  • What?
    Batavia dan Bank DBS Indonesia meluncurkan Batavia Gold Sharia Equity USD (BAGOS), reksadana syariah dalam mata uang dolar AS.
  • Who?
    PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen dan Bank DBS Indonesia, dengan Eri Kusnadi serta Boy Suhendry sebagai narasumber.
  • Where?
    Peluncuran berlangsung di Jakarta. Produk dapat diakses melalui Bank DBS Indonesia.
  • When?
    Peluncuran berlangsung Rabu (30/9), sementara saham sektor emas dan komoditas dinilai berperan dalam portofolio pasar Q4 2026.
  • Why?
    Produk diluncurkan untuk menyediakan alternatif investasi berbasis dolar AS dan mendukung diversifikasi aset melalui saham perusahaan sektor emas.
  • How?
    Dana diinvestasikan pada saham sekitar 56 perusahaan global sektor emas, dengan pembelian pertama kali minimum US$10.000 melalui Bank DBS Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa daya tarik utama reksadana BAGOS?
Vote Now

Batavia dan Bank DBS membuat reksadana baru bernama BAGOS. Uangnya memakai dolar AS dan masuk ke saham perusahaan tambang emas, bukan emas batangan. Orang bisa membelinya lewat Bank DBS Indonesia dengan uang awal US$10.000. Saat diluncurkan, uang yang terkumpul sudah lebih dari US$10 juta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa daya tarik utama reksadana BAGOS?
Vote Now

Produk BAGOS memberi pilihan investasi berbasis dolar AS tanpa investasi langsung pada emas fisik. Portofolionya mencakup sekitar 56 perusahaan global dan disusun melalui proses berbasis fundamental serta pengelolaan risiko. Akses melalui Bank DBS Indonesia juga dilengkapi strategi dari wealth specialist sesuai profil risiko dan tujuan investasi nasabah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa daya tarik utama reksadana BAGOS?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia) menggandeng Bank DBS indonesia melncurkan produk reksadana syariah dalam mata uang dolar AS, yakni Batavia Gold Sharia Equity USD (BAGOS).

Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Eri Kusnadi, mengatakan bahwa dana kelolaan yang terkumpul akan dialokasikan ke saham perusahaan di sektor emas, tanpa berinvestasi secara langsung pada emas fisik.

"Permintaan dari bank sentral terhadap emas masih akan cukup tinggi ke depannya. Terus kebutuhan diversifikasi aset terhadap USD menurut kami akan tetap membuat permintaan masih itu tinggi," kata dia dalam peluncuran Batavia Gold Sharia Equity USD di Jakarta, Rabu (30/9).

Ia menambahkan, investasi ini berbeda dengan ETF karena underlying asetnya bukan emas atau bullion, melainkan reksadana yang diinvestasikan di perusahaan tambang emas melalui saham USD.

Portofolio reksa dana ini mencakup sekitar 56 perusahaan global yang dipilih melalui proses investasi yang disiplin dan berbasis fundamental, mencakup kualitas manajemen, kesehatan finansial perusahaan, tren pertumbuhan, serta pengelolaan risiko yang ketat

Batavia Gold Sharia Equity USD dapat diakses melalui Bank DBS Indonesia dengan pembelian pertama kali minimum US$10.000.

Sebelumnya, perusahaan membidik dana kelolaan alias asset under management (AUM) sebanyak US$10 juta. Kini setelah diluncurkan, AUM yang terkumpul telah menembus angka tersebut.

"Untuk target peluncuran sendiri, pada peluncuran kemarin kami target (AUM) di atas US$ 10 juta di hari pertama . Dan telah terkumpul lebih dari US$ 10 juta di hari pertama itu," ujar dia.

Sementara untuk akhir tahun, Batavia Prosperindo AM menargetkan kenaikan dana kelolaan dari produk BAGOS ini sebesar dua kali lipat dari posisi peluncuran.

DI sisi lain, DBS Bank menilai saham sektor emas dan komoditas tetap berperan strategis dalam portofolio pasar Q4 2026. Menurut Head of Market Intelligence PT Bank DBS Indonesia, Boy Suhendry kondisi gejolak geopolitik dan ekonomi saat ini dapat memberikan ruang bagi investor mendiversifikasikan portfolionya.

"Banyak dari nasabah kami memang sebagian besar itu punya aset USD. Jadi kami coba bwrikan alternatif investasi karena selama ini kami punya obligasi pemerintah dalam USD, reksadana yang basisnya USD," kata Boy.

Melalui aplikasi digital DBS, nasabah juga bisa memperoleh strategi investasi dari para wealth specialist Bank DBS Indonesia untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi dan sesuai dengan profil risiko serta tujuan investasi masing-masing.

Yuk, pilih pandanganmu

Apa daya tarik utama reksadana BAGOS?

See More

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article