Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bos Repower (REAL) Borong 2 Juta Saham Perseroan, Ini Tujuannya
Apartemen Tangerang milik Repower Asia Indonesia. (Dok. Website REAL)
  • Sjafardamsah, Direktur PT Repower Asia Indonesia Tbk, membeli 2 juta saham REAL pada 22 Juni 2026 sebagai bentuk investasi dan keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
  • Manajemen REAL menegaskan fokus pengembangan portofolio properti hunian, komersial, serta ekspansi ke sektor properti digital dan data center di kawasan Jabodetabek.
  • Pada kuartal I 2026, REAL mencatat rugi bersih Rp2,5 miliar akibat penurunan pendapatan dan kenaikan beban usaha, meski sahamnya sempat naik dua persen di akhir perdagangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Direktur PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), Sjafardamsah menambah kepemilikan saham perseroan sebanyak 2.000.000 saham pada 22 Juni 2026.

Transaksi tersebut merupakan pembelian saham perdana yang ia lakukan. Setelah transaksi, kepemilikan saham Sjafardamsah tercatat sebanyak 2 juta saham atau setara 0,03 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Manajemen REAL menyampaikan, aksi pembelian saham tersebut bertujuan meningkatkan investasi dengan kepemilikan saham secara langsung. Aksi ini disebut sebagai cerminan internal terhadap nilai dan prospek jangka panjang REAL dalam mengembangkan bisnis.

Diketahui, REAL tengah fokus ekspansi portofolio properti hunian dan komersial. Seiring dengan itu, REAL juga sedang mengeksplorasi peluang pertumbuhan di segmen properti digital dan infrastruktur teknologi, khususnya di kawasan Jabodetabek.

"Pergerakan ini menjadi sinyal positif dari pihak internal perseroan terhadap fundamental bisnis yang sedang dijalankan," jelas manajemen REAL, Kamis (25/6).

Dukungan internal melalui peningkatan kepemilikan oleh pihak direksi seperti yang ditunjukkan melalui transaksi Sjafardamsah ini pun dinilai akan memperkuat struktur permodalan perusahaan dan menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan dihadapan investor pasar modal.

Pada kuartal pertama 2026 emiten properti ini mencatat rugi bersih sebesar Rp2,5 miliar pada kuartal I 2026. Angka ini berbalik dari periode yang sama pada tahun sebelumnya di mana perusahaan masih membukukan laba bersih sebesar Rp203,3 juta.

Penurunan kinerja keuangan ini sejalan dengan turunnya pendapatan menjadi Rp1,5 miliar pada akhir Maret 2026 dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp1,71 miliar. Selain itu, total beban usaha juga meningkat dari Rp1,02 miliar pada kuartal pertama tahun lalu menjadi Rp2,11 miliar pada kuartal pertama 2026.

Hingga akhir pedagangan Kamis (25/6), saham REAL berada di zona hijau dengan kenaikan dua persen menjadi Rp51 per saham. Meski demikian secara year to date, saham REAL telah turun 26,09 persen.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article