Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
20260130_091203.jpg
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2026, Iman Rachman di ruang pers Gedung BEI, Jumat (30/1). (Fortune Indonesia/Tanayastri Dini)

Jakarta, FORTUNE - Direktur Utama PT Bursa Efek Indoensia (BEI) mengundurkan diri dari posisinya pada Jumat (30/1), menyusul fenomena yang terjadi di pasar saham dalam 2 hari terakhir.

Keputusan itu ia umumkan saat bertandang ke ruang pers gedung BEI. Iman datang bersama 3 jajaran Direksi BEI, yakni Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna; Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik; dan Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI, Risa E. Rustam.

"Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran diri saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," kata Iman kepada pers. "Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya."

Untuk selanjutnya, PT BEI akan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (PLT) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan yang berlaku, sampai ditunjuk Direktur Utama BEI yang baru.

"Dokumentasi administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara PLT yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita.

Sebagai konteks, selama 2 hari terakhir, volatilitas pasar saham meningkat menyusul pengumuman MSCI terkait pembekuan interim terhadap saham-saham Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.308,72 pada awal perdagangan Jumat. Namun, pada pukul 09.31 WIB, IHSG melemah kembali sebesar 0,17 persen ke level 8.218,21.

Editorial Team