Jakarta, FORTUNE - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp47 per saham atau senilai Rp498 miliar untuk tahun buku 2025. Itu merupakan dividen tertinggi perseroan selama 5 tahun terakhir.
Itu merupakan salah satu keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading, Jakarta Utara. Rapat itu dihadiri oleh 94,55 persen pemegang saham. Sebelumnya, DSNG membagikan dividen sebesar Rp24 (2024 dan 2023); Rp22 (2022); Rp12,5 (2021); dan Rp10 (2018/2019) serta Rp5 per saham (2019/2020).
Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan, perseroan terus berupaya memperkuat fondasi bisnis. "Sepanjang tahun 2025, perseroan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global, inflasi yang belum sepenuhnya mereda di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian akibat perang dagang yang masih berlangsung," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (9/6).
Di tengah situasi itu, DSNG menjaga ketahanan bisnis dan fokus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Sepanjang 2025, DSNG memperkuat kinerja bisnis di sektor kelapa sawit, produk kayu, dan energi terbarukan dengan mengedepankan praktik berkelanjutan. Selama setahun itu, DSNG membukukan pendapatan senilai Rp12,3 triliun, naik 21,7 persen (YoY). Begitu pula dengan laba bersih yang bertumbuh 60,2 persen (YoY) menjadi Rp1,8 triliun.
Sementara itu, pada kuartal-I 2026, perseroan mencatatkan pendapatan senilai Rp2,88 triliun, meningkat 7,5 persen (YoY) dari Rp2,67 triliun. Laba bersihnya pun tumbuh 16,92 persen (YoY) dari Rp368,15 miliar menjadi Rp430,43 miliar pada periode tersebut.
Dikutip dari IDX Mobile, harga saham DSNG ditutup menguat 2,33 persen di harga Rp1.100 pada akhir perdagangan Selasa (9/6).