MARKET

DOID Tetapkan Kurs untuk Pembagian Dividen, Segini Besarannya

Nilai dividen interim mencapai Rp78,07 miliar.

DOID Tetapkan Kurs untuk Pembagian Dividen, Segini Besarannyailustrasi pertambangan (unsplash.com/Dominik Vanyi)
by
13 December 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) menetapkan kurs dividen Rp15.614 per dolar AS untuk pembagian dividen interim tahun buku 2023.

Manajemen DOID menjelaskan perseroan tersebut menetapkan kurs dividen sesuai dengan kurs tengah Bank Indonesia pada 12 Desember 2023. Dengan besaran kurs tersebut, jumlah keseluruhan dividen interim US$5 juta setara dengan Rp78,07 miliar.

"Dividen diberikan untuk 7,33 miliar lembar saham atau Rp10,64 per saham," demikian keterangan manajemen DOID seperti dikutip dari laman keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Selasa (12/12).

Pembagian dividen interim ini sesuai dengan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 28 November 2023.

Berikut jadwal pembagian dividen interim DOID:

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 8 Desember 2023
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi   : 11 Desember 2023
  • Cum dividen di pasar tunai                                       :12 Desember 2023
  • Ex dividen di pasar tunai                                           :13 Desember 2023
  • Recording date                                                            : 12 Desember 2023
  • Pembayaran dividen                                                  : 22 Desember 2023

Kinerja DOID selama kuartal III-2023

Sementara itu, DOID membukukan peningkatan kinerja selama sembilan bulan pertama 2023. DOID mencatatkan laba bersih yang tumbuh 5,25 persen menjadi US$21,6 juta.

Dalam laporan keuangannya terlihat bahwa DOID mencetak pendapatan neto US$1,36 miliar. Pendapatan ini meningkat 18,63 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$1,14 miliar. 

Pendapatan yang meningkat juga membuat beban pokok pendapatan DOID naik 18,75 persen menjadi US$1,18 miliar, dari sebelumnya US$995,1 juta. Dengan beban yang meningkat ini, DOID mencetak laba bruto US$181,6 juta hingga kuartal III-2023. 

Dengan demikian, DOID mencetak laba bersih US$21,6 juta, tumbuh 5,25 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$20,5 juta.

 


 

Related Topics