PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) mencatatkan nilai dividen terbesar dalam gelombang pembayaran pada 15 Juli 2026. Emiten tersebut membagikan dividen Rp950 per saham dengan total nilai sekitar Rp900,8 miliar. Berdasarkan harga penutupan di level Rp21.600, yield dividen MKPI berada di kisaran 4,4 persen.
Sepanjang tahun buku 2025, MKPI membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,11 triliun. Rasio pembayaran dividennya sekitar 80 persen.
Metropolitan Kentjana adalah pengembang properti yang berdiri sejak 1972 dan dikenal sebagai pengembang kawasan Pondok Indah di Jakarta Selatan.
Dalam pengumuman BEI pada 14 Juli 2026, saham MKPI juga masuk kategori high shareholding concentration (HSC). Pasalnya, sejumlah pemegang saham secara agregat menguasai 97,02 persen dari total saham perusahaan.
Sementara itu, ESSA Industries Indonesia membagikan dividen Rp52 per saham dengan nilai sekitar Rp895,8 miliar. Berdasarkan harga penutupan di level Rp605, yield dividen ESSA mencapai sekitar 8,6 persen, termasuk yang tertinggi dalam kelompok emiten industri.
Di sektor properti, Pakuwon Jati turut membagikan dividen Rp13 per saham dengan total sekitar Rp626,07 miliar. Jika digabungkan, MKPI dan PWON menyumbang lebih dari Rp1,5 triliun dari total dividen yang dibayarkan pada 15 Juli.