Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
14 Emiten BEI Cairkan Dividen Serentak, MKPI dan ESSA Terbesar
ilustrasi dividen (vecteezy.com/fabregov)
  • Sebanyak 14 emiten BEI mencairkan dividen serentak pada 15 Juli 2026 dengan total nilai sekitar Rp2,5 triliun.

  • PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menjadi penyumbang dividen terbesar.

  • Gelombang pembagian dividen ini merupakan bagian dari musim dividen sepanjang pekan 13–17 Juli 2026, total 29 emiten dijadwalkan menyalurkan dividen tunai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Sebanyak 14 emiten BEI cairkan dividen serentak untuk tahun buku 2025 pada Rabu (15/7). Total nilai dividen yang dibagikan diperkirakan mencapai Rp2,5 triliun dan langsung masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) para pemegang saham.

PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menjadi dua emiten dengan nilai dividen terbesar. Sektor properti juga mendominasi distribusi dividen melalui kontribusi MKPI dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).

Daftar emiten bagikan dividen serentak pada 15 Juli 2026

Berikut emiten yang mencairkan dividen tunai secara serentak beserta nilai dividen per saham:

  1. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII): Rp11,42 per saham.

  2. PT Benteng Api Technic Tbk (BATR): Rp2 per saham.

  3. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI): Rp13,28 per saham.

  4. PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA): Rp150 per saham.

  5. PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS): Rp3 per saham.

  6. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG): Rp6,5 per saham.

  7. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA): Rp52 per saham.

  8. PT Ever Shine Textile Industry Tbk (ESTI): Rp2 per saham.

  9. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI): Rp950 per saham.

  10. PT Murni Sadar Tbk (MTMH): Rp2,42 per saham.

  11. PT Panin Sekuritas Tbk (PANS): Rp250 per saham.

  12. PT Phapros Tbk (PEHA): Rp5,01 per saham.

  13. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON): Rp13 per saham.

  14. PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS): 0,0016 dolar AS per saham.

Khusus DGWG, dividen final sebesar Rp6,5 per saham melengkapi dividen interim Rp8,5 per saham yang telah dibayarkan pada Desember 2025. Dengan demikian, total dividen tunai perseroan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp15 per saham atau sekitar Rp88,23 miliar.

MKPI dan ESSA menyumbang dividen terbesar

PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) mencatatkan nilai dividen terbesar dalam gelombang pembayaran pada 15 Juli 2026. Emiten tersebut membagikan dividen Rp950 per saham dengan total nilai sekitar Rp900,8 miliar. Berdasarkan harga penutupan di level Rp21.600, yield dividen MKPI berada di kisaran 4,4 persen.

Sepanjang tahun buku 2025, MKPI membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,11 triliun. Rasio pembayaran dividennya sekitar 80 persen.

Metropolitan Kentjana adalah pengembang properti yang berdiri sejak 1972 dan dikenal sebagai pengembang kawasan Pondok Indah di Jakarta Selatan.

Dalam pengumuman BEI pada 14 Juli 2026, saham MKPI juga masuk kategori high shareholding concentration (HSC). Pasalnya, sejumlah pemegang saham secara agregat menguasai 97,02 persen dari total saham perusahaan.

Sementara itu, ESSA Industries Indonesia membagikan dividen Rp52 per saham dengan nilai sekitar Rp895,8 miliar. Berdasarkan harga penutupan di level Rp605, yield dividen ESSA mencapai sekitar 8,6 persen, termasuk yang tertinggi dalam kelompok emiten industri.

Di sektor properti, Pakuwon Jati turut membagikan dividen Rp13 per saham dengan total sekitar Rp626,07 miliar. Jika digabungkan, MKPI dan PWON menyumbang lebih dari Rp1,5 triliun dari total dividen yang dibayarkan pada 15 Juli.

Musim dividen masih berlanjut pekan ini

Gelombang pembayaran dividen pada 15 Juli merupakan bagian dari jadwal distribusi dividen yang lebih luas sepanjang pekan 13-17 Juli 2026. BEI mencatat sebanyak 29 emiten dijadwalkan membayarkan dividen tunai selama periode tersebut.

Pada Kamis (16/7), tiga emiten dijadwalkan mencairkan dividen, yakni PT Galva Technologies Tbk (GLVA), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS).

GLVA membagikan dividen Rp10 per saham atau sekitar Rp15 miliar. DUTI mencairkan dividen Rp480 per saham dengan total sekitar Rp888 miliar, sedangkan CGAS membagikan Rp4 per saham senilai sekitar Rp7,1 miliar.

Berdasarkan penutupan perdagangan Rabu (15/7), yield dividen DUTI mencapai sekitar 11,74 persen, lebih tinggi dari GLVA sebesar 3,36 persen dan CGAS sekitar 2,6 persen. Yield dua digit DUTI didukung penggunaan sebagian saldo laba ditahan dalam pembagian dividen.

Sementara itu, setelah pembayaran pada 15 Juli, pasar masih menantikan distribusi dividen PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) senilai sekitar Rp2,7 triliun yang dijadwalkan pada 31 Juli 2026.

FAQ seputar emiten BEI cairkan dividen serentak

Berapa jumlah emiten yang membagikan dividen pada 15 Juli 2026?

Sebanyak 14 emiten mencairkan dividen tunai secara serentak.

Emiten mana yang membagikan dividen terbesar?

PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) dengan total sekitar Rp900,8 miliar.

Berapa dividen per saham ESSA Industries Indonesia?

ESSA membagikan dividen tunai sebesar Rp52 per saham.

Emiten apa saja yang membagikan dividen pada 16 Juli 2026?

PT Galva Technologies Tbk (GLVA), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS).

Curated For You

Editorial Team

Related Article