Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Emiten RLCO Target Penjualan Rp716 M di 2026, Naik 12,8% dari 2025

Emiten RLCO Target Penjualan Rp716 M di 2026, Naik 12,8% dari 2025
RUPST PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO). (Dok. RLCO)
Intinya Sih
  • PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menargetkan penjualan Rp716 miliar pada 2026, naik 12,8% dari realisasi 2025 sebesar Rp635,17 miliar.
  • Laba tahun berjalan diproyeksikan meningkat sekitar 9% menjadi Rp45 miliar pada 2026, dengan fokus pada efisiensi dan pengembangan produk bernilai tambah.
  • Dalam RUPST 2025, RLCO memutuskan tidak membagikan dividen tunai demi memperkuat permodalan serta melaporkan penggunaan dana hasil penawaran umum senilai Rp10 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menargetkan penjualan sekitar Rp716 miliar pada 2026, meningkat 12,8 persen (YoY) dibandingkan realisasi 2025.

Sementara itu, laba tahun berjalan diproyeksikan naik sekitar 9 persen (YoY) dari Rp40,98 miliar pada 2025, menjadi Rp45 miliar di tahun ini.

Direktur RLCO, Dwiadi Prastian Hadi, mengatakan, perseroan akan berfokus pada optimalisasi pasar, pengembangan produk bernilai tambah, dan peningkatan efisiensi. "Fokus tersebut menjadi bagian dari upaya kami untuk mencapai target penjualan dan laba yang telah ditetapkan pada 2026," kata Dwiadi dalam keterangan resmi, Selasa (9/6).

Proyeksi tersebut disampaikan setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 perseroan, Senin (8/6) di Jawa Timur. Dalam rapat tersebut, RLCO turut menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp40,98 miliar, yang meliputi:

  • Rp31,61 miliar sebagai laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya.
  • Rp9,37 miliar sebagai cadangan umum.

RLCO untuk sementara tidak membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2025 dengan pertimbangan penguatan struktur permodalan dan dukungan pertumbuhan usaha setelah pencatatan saham di bursa.

Selain itu, perseroan juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2025, yang mencapai Rp10 miliar. Sisa dana senilai Rp90,23 miliar akan perseroan gunakan secara bertahap sesuai rencana penggunaan dana yang tercantum dalam prospektus.

Pada 2025, RLCO membukukan penjualan senilai Rp635,17 miliar, naik 19,76 persen (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp530,38 miliar. Laba tahun berjalannya juga bertumbuh 325,48 persen (YoY) dari Rp9,63 miliar menjadi Rp40,98 miliar.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga efisiensi operasional, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata dalam keterangannya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More