Jakarta, FORTUNE - Emiten perkebunan, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp1,3 hingga Rp1,4 triliun. Jumlah tersebut diperkirakan sama dengan capex tahun ini yang difokuskan untuk percepatan peremajaan tanaman kelapa sawit atau replanting guna menjaga produktivitas kebun dalam jangka panjang.
Direktur Keuangan Astra Agro Lestari, Tingning Suwignyo mengatakan replanting menjadi salah satu prioritas perseroan seiring meningkatnya tantangan produktivitas industri kelapa sawit.
Astra Agro berencana meningkatkan luasan replanting hingga sekitar 8.000 hektare per tahun, meningkat hampir dua kali lipat dari rata-rata sebelumnya sekitar 4.000-5.000 hektare.
“Prioritas utama kami adalah replanting. Kami melakukan percepatan replanting, nyaris double. Biasanya sekitar 4.000-5.000 hektare, sekarang kami menuju 8.000 hektare,” ujar Tingning dalam Astra Media Day di Jakarta, Rabu (23/9).
Perseroan menilai strategi tersebut penting mengingat sebagian tanaman sawit yang telah memasuki usia tua mulai berdampak terhadap produktivitas.
Selain replanting, alokasi belanja modal tahun depan juga akan diarahkan untuk penyediaan mesin dan peralatan yang digunakan dalam proses peremajaan tanaman.
Astra Agro saat ini mengelola sekitar 280.000 hektare lahan sawit melalui 41 anak perusahaan yang tersebar di Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi. Sekitar 46 persen lahan berada di Kalimantan, 37 persen di Sumatra, dan 17 persen di Sulawesi.
