Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

FTSE Pertahankan Posisi Indonesia, Naikkan Status Vietnam

3 min read
FTSE Pertahankan Posisi Indonesia, Naikkan Status Vietnam
ilustrasi grafik saham (freepik.com/Freepik)

  • FTSE Russell mempertahankan Indonesia sebagai Secondary Emerging Market pada evaluasi September 2026.

  • FTSE Russell memantau reformasi integritas pasar modal Indonesia.

  • Pembaruan perlakuan efek Indonesia dijadwalkan menjelang review Desember 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — Pada Selasa (6/10), FTSE Russell mempertahankan Indonesia dalam klasifikasi Secondary Emerging Market dalam FTSE Equity Country Classification September 2026. Indonesia juga tidak masuk dalam Watch List untuk perubahan klasifikasi pasar.

Meski status tersebut dipertahankan, FTSE Russell masih memantau reformasi integritas pasar modal Indonesia. Perkembangan reformasi tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi berikutnya.

  1. FTSE soroti reformasi pasar modal Indonesia

    FTSE Russell menyoroti sejumlah reformasi yang telah dilakukan Indonesia untuk meningkatkan integritas pasar modal, terutama terkait transparansi dan pengawasan pasar.

    “Indonesia telah menerapkan berbagai reformasi pasar, termasuk peningkatan keterbukaan bagi pemegang saham, perluasan kategori klasifikasi investor, persyaratan minimum free float, dan peningkatan alat pengawasan pasar,” tulis FTSE Russell.

    Menurut FTSE Russell, reformasi tersebut ditujukan untuk menjawab persoalan transparansi data dan kemampuan investor dalam mereplikasi indeks. Namun, implementasi dan efektivitasnya masih akan dievaluasi dengan mempertimbangkan masukan dari pelaku pasar.

    Evaluasi tersebut menjadi penting setelah FTSE Russell menunda sejumlah perubahan indeks untuk efek Indonesia dalam kajian Maret, Juni, dan September 2026.

  2. Pembaruan Indonesia ditunggu sebelum review Desember

    FTSE Russell akan memberikan pembaruan mengenai perlakuan terhadap efek Indonesia menjelang index review Desember 2026. Evaluasi tersebut akan mempertimbangkan perkembangan reformasi pasar serta masukan dari pelaku pasar.

    Indonesia tetap berstatus Secondary Emerging Market dan tidak masuk dalam Watch List. Posisi tersebut berbeda dengan Oman yang baru masuk dalam Watch List untuk kemungkinan naik dari Frontier menjadi Secondary Emerging Market.

    Oman dinilai telah memenuhi sembilan kriteria kualitas pasar FTSE. Namun, negara tersebut masih akan dievaluasi berdasarkan persyaratan minimum ukuran pasar dan jumlah efek yang dapat diinvestasikan.

    FTSE Russell akan menilai kembali Oman berdasarkan data akhir Desember 2026. Sementara itu, pengumuman March 2027 Interim Review dijadwalkan pada 6 April 2027.

  3. Mesir tetap Secondary Emerging, Vietnam naik kelas

    FTSE Russell turit mempertahankan Mesir sebagai Secondary Emerging setelah negara tersebut berada dalam Watch List. Mesir sempat berisiko turun ke Frontier karena jumlah konstituen yang memenuhi syarat dalam indeks FTSE Emerging tidak mencapai batas minimum.

    Perbaikan likuiditas pasar saham Mesir membuat tambahan efek memenuhi persyaratan indeks. FTSE Russell kemudian mencatat tiga konstituen Mid Cap dan tiga Small Cap yang memenuhi persyaratan ukuran serta jumlah sekuritas.

    Sementara itu, Vietnam telah naik dari Frontier menjadi Secondary Emerging. Implementasinya dimulai dengan porsi 10 persen sejak pembukaan perdagangan 21 September 2026. Ini akan dilanjutkan dalam tiga tahap pada Maret, Juni, serta September 2027.

  4. Yunani dan Nigeria mengalami perubahan klasifikasi

    FTSE Russell mencatat perubahan klasifikasi di sejumlah pasar lain. Yunani resmi naik dari Advanced Emerging menjadi Developed Market sejak 21 September 2026.

    Pada tanggal yang sama, Nigeria berpindah dari Unclassified menjadi Frontier Market. Perubahan tersebut telah dikonfirmasi FTSE Russell pada 27 Agustus 2026.

    FAQ seputar FTSE Russell pertahankan posisi RI

    Apa status Indonesia di FTSE?

    Indonesia tetap berstatus Secondary Emerging Market.

    Apakah Indonesia masuk FTSE Watch List?

    Tidak, Indonesia tidak dimasukkan ke dalam Watch List.

    Kapan FTSE memberi pembaruan soal Indonesia?

    Pembaruan akan diberikan menjelang index review Desember 2026.

    Negara mana yang masuk Watch List?

    Oman masuk Watch List untuk kemungkinan naik dari Frontier ke Secondary Emerging.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More