Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Saham Top Market Cap usai Rebalancing MSCI-FTSE

10 Saham Top Market Cap usai Rebalancing MSCI-FTSE
ilustrasi saham (pexels.com/Romulo Queiroz)
Intinya Sih
  • Rebalancing MSCI dan FTSE Russell menghapus sejumlah saham Indonesia, memicu arus keluar dana asing serta menekan kapitalisasi pasar BEI.

  • Saham perbankan besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI kembali mendominasi daftar top market cap di BEI setelah perubahan indeks global tersebut.

  • Ajaib Sekuritas memperkirakan potensi outflow passive fund mencapai US$297 juta, sementara net sell asing year to date menembus Rp45,45 triliun dengan IHSG turun 29,11 persen.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, FORTUNESaham top market cap usai rebalancing MSCI-FTSE mengalami perubahan, terutama setelah sejumlah emiten Indonesia keluar dari indeks tersebut. Rebalancing MSCI dan FTSE Russell memicu penyesuaian portofolio investor institusi global, sehingga berdampak pada arus dana asing dan pergerakan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Beberapa saham yang terdampak antara lain Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Di tengah tekanan tersebut, saham-saham perbankan berkapitalisasi besar justru kembali mendominasi daftar emiten dengan market cap terbesar di BEI.

Table of Content

Daftar saham top market cap usai rebalancing MSCI-FTSE

Daftar saham top market cap usai rebalancing MSCI-FTSE

MSCI menghapus 18 saham Indonesia dari indeksnya pada evaluasi Mei 2026. Perubahan tersebut efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026 dan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.

Sementara itu, FTSE Russell juga mengeluarkan empat saham Indonesia (DSSA, DAAZ, HILL, dan MLIA) dari indeks globalnya yang akan efektif pada 22 Juni 2026.

Ajaib Sekuritas memperkirakan total potensi outflow passive fund akibat perubahan bobot Indonesia di FTSE mencapai 297 juta dolar AS atau sekitar Rp5,3 triliun.

Di sisi lain, tekanan jual asing masih berlanjut di pasar domestik. Hingga 26 Mei 2026, akumulasi net sell asing tercatat mencapai Rp45,45 triliun secara year to date. Dalam periode yang sama, IHSG turun 29,11 persen ke level 6.130,19 dan kapitalisasi pasar BEI menyusut menjadi Rp10.617 triliun.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan keluarnya sejumlah saham dari MSCI berpotensi memperbesar bobot saham perbankan besar di pasar domestik.

“Fenomena ini berpotensi mengarahkan rotasi likuiditas asing ke saham dengan free float dan governance lebih sehat seperti BBCA, BMRI, BBNI, dan TLKM,” jelas Liza, dikutip Jumat (29/5).

Sesuai data pasar per penutupan 26 Mei 2026, berikut daftar saham top market cap usai rebalancing MSCI-FTSE.

1. BBCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati posisi pertama sebagai saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia. Nilai market cap BBCA mencapai Rp729 triliun atau 6,87 persen dari total kapitalisasi pasar BEI.

2. BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berada di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar Rp461 triliun atau berkontribusi 4,34 persen terhadap total market cap bursa. Saham perbankan BUMN dinilai tetap menjadi tujuan rotasi dana asing karena memiliki free float besar dan likuiditas kuat.

3. DCII

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mencatat market cap Rp460 triliun atau sekitar 4,33 persen dari total kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar DCII tetap bertahan di kelompok papan atas meski volatilitas pasar saham domestik meningkat akibat tekanan eksternal dan aksi jual asing.

4. BMRI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengisi posisi keempat saham top market cap usai rebalancing MSCI-FTSE. Kapitalisasi pasar BMRI mencapai Rp382 triliun, berkontribusi 3,59 persen terhadap total market cap bursa.

5. BREN

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masih masuk jajaran saham berkapitalisasi pasar besar meski dikeluarkan dari indeks MSCI. Kapitalisasi pasar BREN tercatat Rp353 triliun atau sekitar 3,33 persen dari total market cap BEI.

6. BYAN

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membukukan kapitalisasi pasar Rp331 triliun atau setara 3,12 persen dari total kapitalisasi pasar bursa. Saham sektor batu bara ini masih mempertahankan posisi besar di tengah volatilitas pasar global.

7. MORA

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) berada di posisi ketujuh dengan market cap Rp320 triliun. Emiten infrastruktur telekomunikasi tersebut menyumbang sekitar 3,01 persen terhadap total kapitalisasi pasar BEI.

8. TLKM

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat kapitalisasi pasar Rp306 triliun atau sekitar 2,88 persen dari total market cap bursa. TLKM juga disebut salah satu saham yang berpotensi menerima rotasi likuiditas asing setelah perubahan komposisi indeks MSCI.

9. AMMN

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memiliki market cap Rp226 triliun atau sekitar 2,12 persen dari total kapitalisasi pasar meski sahamnya dikeluarkan dari MSCI Global Standard. Keluarnya AMMN dari indeks global dinilai meningkatkan risiko tekanan jual asing dalam jangka pendek.

10. ASII

PT Astra International Tbk (ASII) melengkapi daftar 10 saham dengan market cap terbesar di Indonesia dengan nilai Rp207 triliun. ASII menyumbang sekitar 1,95 persen terhadap total kapitalisasi pasar BEI.

Sanggahan: Artikel ini tidak bertujuan untuk mengajak pembaca menjual, menahan atau membeli produk dari sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

FAQ seputar saham top market cap usai rebalancing MSCI-FTSE

Apa itu saham top market cap?

Saham top market cap adalah saham dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di bursa.

Saham apa yang memiliki market cap terbesar di BEI?

BBCA menjadi saham dengan market cap terbesar per 26 Mei 2026 sebesar Rp729 triliun.

Mengapa rebalancing MSCI dan FTSE memengaruhi pasar?

Karena banyak investor global menggunakan indeks tersebut sebagai acuan investasi sehingga memicu penyesuaian portofolio.

Saham apa saja yang keluar dari MSCI pada Mei 2026?

Beberapa di antaranya adalah AMMN, BREN, TPIA, CUAN, dan DSSA.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ana Widiawati
EditorAna Widiawati

Related Articles

See More