- Tidak bergantung pada satu jenis aset atau sektor
- Mitigasi risiko ekstrem dengan fokus pada aset dengan korelasi rendah
- Lebih tangguh menghadapi berbagai siklus ekonomi
- Stabilitas nilai portofolio tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar
- Mendukung tujuan jangka panjang dengan keseimbangan yang lebih optimal.
True Diversification: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menerapkan

True diversification menekankan pemilihan aset dengan korelasi rendah agar portofolio tetap stabil menghadapi perubahan pasar dan risiko ekstrem.
Berbeda dari diversifikasi biasa, true diversification fokus pada keseimbangan risiko melalui kombinasi aset lintas kelas, sektor, dan wilayah geografis.
Penerapan strategi ini mencakup penetapan tujuan investasi, analisis korelasi antar aset, penyebaran dana lintas sektor dan negara, serta evaluasi portofolio.
Manajemen risiko adalah salah satu keterampilan penting dalam membangun portofolio yang berkelanjutan. Namun, dalam praktiknya, masih banyak investor yang mengalokasikan modal ke berbagai aset secara acak.
Untuk itu, konsep true diversification menjadi semakin relevan sebagai strategi pengelolaan portofolio. Pendekatan tersebut menekankan pentingnya memilih aset yang tidak berkorelasi untuk menghadapi perubahan pasar.
Ingin tahu lebih dalam mengenai apa itu true diversification? Simak pengertian hingga cara membangun portofolio dengan true diversification.
Table of Content
Apa itu true diversification dan manfaatnya
True diversification adalah strategi investasi yang menekankan kepemilikan aset dengan pergerakan yang berbeda dalam berbagai kondisi pasar. Strategi ini dilakukan dengan mengalokasikan dana ke beberapa jenis aset yang memiliki korelasi rendah atau bahkan bergerak berlawanan.
Tujuan true diversification adalah membangun portofolio yang lebih tangguh dengan mengelola risiko secara efektif. Ketika nilai satu aset turun, aset lain diharapkan dapat menjaga kinerja portofolio karena tidak bergerak searah.
Strategi ini dilakukan dengan mengalokasikan dana ke berbagai kelas aset yang memiliki korelasi rendah, seperti saham, obligasi, emas, dan instrumen pasar uang. Karena setiap aset memiliki karakteristik dan respons yang berbeda terhadap kondisi ekonomi, pelemahan pada satu instrumen berpotensi diimbangi oleh kinerja instrumen lainnya.
Berikut beberapa manfaat true diversification:
Perbedaan true diversification dan diversifikasi biasa
True diversification berbeda dengan diversifikasi biasa meski sama-sama menyebarkan modal ke berbagai aset. Perbedaannya terletak pada pendekatan yang digunakan.
Adapun perbedaan true diversification dan diversifikasi biasa, yaitu sebagai berikut:
- Konsep pendekatan
True diversification menekankan pada pemilihan aset yang memiliki korelasi rendah, sehingga pergerakannya tidak selalu searah. Sebaliknya, diversifikasi biasa hanya berfokus pada penyebaran dana ke beberapa aset tanpa memperhitungkan hubungan antar aset.
- Tujuan
True diversification berupaya membangun keseimbangan risiko melalui kombinasi aset yang saling melengkapi. Sementara itu, diversifikasi biasa bertujuan mengurangi risiko dengan menambah jumlah aset dalam portofolio.
- Komposisi portofolio
Dari segi komposisinya, true diversification menggabungkan berbagai kelas aset, sektor, hingga wilayah geografis yang berbeda. Diversifikasi biasa dapat memiliki beberapa aset di sektor atau pasar yang sama.
- Efektivitas menghadapi fluktuasi pasar
Portofolio yang mengadopsi true diversification umumnya lebih tangguh dalam menangani risiko volatilitas pasar dan krisis. Sebaliknya, diversifikasi biasa masih berpotensi mengalami penurunan secara bersamaan ketika terjadi koreksi.
Ingin mempelajari strategi diversifikasi, anajemen rimsiko, dan alokasi aset langsung dari para investor? Ikuti Fortune Investment Forum 2026 untuk mendapatkan insight investasi berbasis data dan tren pasar terkini.
Fortune Investment Forum 2026 adalah forum investasi premium yang dirancang untuk membantu investor memahami tren ekonomi global dan menyusun strategi investasi dengan lebih terarah.
Selama satu hari penuh, Anda akan mempelajari strategi investasi lintas aset, mulai dari saham, fixed income, kripto dan aset digital, private capital, komoditas, hingga real assets untuk membantu mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri.
Benefit yang didapatkan:
- Insight dari investor, ekonom, dan investment expert terkemuka
- Pembahasan tren ekonomi global serta peluang investasi lintas aset
- Networking dengan investor, profesional, dan pelaku industri
- Akses rekaman sesi hingga 10 hari (Regular Pass) atau 30 hari (VIP Pass)
- Langganan Majalah Fortune selama satu tahun
- Makan siang dan 2 kali coffee break
- Khusus VIP Pass: jalur registrasi eksklusif, tempat duduk premium di barisan depan, akses VIP Lounge, area makan siang eksklusif, serta sesi tanya jawab prioritas dengan para pembicara.
Daftar sekarang dan dapatkan tiket di sini: Fortune Indonesia Investment Forum 2026
Cara membangun portofolio dengan true diversification
Setelah memahami pengertian true diversification, investor bisa menerapkan pendekatan tersebut dalam menyusun portofolio. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan agar proses penyusunan lebih terarah, yaitu:
- Menentukan tujuan investasi
Langkah pertama dapat dimulai dengan menetapkan tujuan investasi dan jangka waktunya. Tujuannya untuk membantu investor menentukan komposisi aset yang sesuai demi mencapai target finansial.
- Mengenali korelasi antar aset
Sebelum menyebar modal pada berbagai aset, pelajari karakteristik dan korelasi antar aset terlebih dahulu. True diversification menekankan pada kombinasi aset dengan korelasi rendah. Ketika salah satu aset mengalami penurunan, instrumen lain berpotensi tetap stabil atau meningkat.
- Kombinasikan berbagai kelas aset
Berikutnya, investor dapat mengalokasikan aset pada berbagai kelas aset sesuai kebutuhan. Penyusunan portofolio dapat dilakukan dengan mengombinasikan kelas aset sesuai dengan profil risiko masing-masing.
- Tetapkan batasan sektor dan wilayah
Investor juga dapat menyebar dana pada berbagai sektor industri maupun pasar di negara yang berbeda selain kelas asetnya. Langkah ini dapat mengurangi risiko yang berasal dari perlambatan sektor atau kawasan tertentu.
- Lakukan evaluasi secara berkala
Di tengah dinamika pasar, investor perlu melakukan evaluasi secara berkala dan rebalancing. Lakukan penyesuaian apabila komposisi portofolio sudah tidak lagi sesuai dengan tujuan dan profil risiko.
Jadi, demikian pengertian true diversification yang fokus pada penyusunan portofolio berdasarkan karakteristik dan korelasi rendah antaraset. Pendekatan ini dapat digunakan untuk mengelola risiko secara lebih efektif tanpa mengabaikan peluang.
FAQ seputar true diversification
| Apa bedanya diversifikasi biasa dan true diversification? | Diversifikasi biasa biasanya menempatkan modal ke banyak aset yang saling berkaitan, sedangkan true diversification mengkombinasikan aset berdasarkan korelasinya. |
| Apakah true diversification menjamin portofolio tidak pernah rugi? | Tidak. Diversifikasi bertujuan untuk mengelola dan membatasi risiko, bukan menghilangkannya secara keseluruhan. |
| Mengapa punya banyak aset bisa berbahaya? | Terlalu banyak membeli aset tanpa tujuan jelas justru menjadi bumerang. Langkah ini tidak menurunkan risiko, tetapi membuat investor lebih rentan terhadap kerugian. |













