Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Daftar Saham RI Masih Bertahan di MSCI setelah Rebalancing

Daftar Saham RI Masih Bertahan di MSCI setelah Rebalancing
ilustrasi saham (pexels.com/AlphaTradeZone)
Intinya Sih

  • MSCI melakukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026, dengan total 54 saham RI tetap bertahan di daftar global.

  • Sejumlah emiten besar seperti AMMN, AMRT, dan BREN keluar dari MSCI Global Standard Index.

  • Sementara BBCA, BBRI, dan BMRI masih menjadi konstituen utama sektor perbankan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE — Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi merombak komposisi indeks saham Indonesia dalam review Mei 2026.

Usai rebalancing, sebanyak 54 saham RI MSCI 2026 tercatat masih bertahan dalam daftar indeks global tersebut, terdiri dari 11 saham di MSCI Global Standard Index dan 43 saham di MSCI Small Cap Index.

Perubahan komposisi indeks MSCI menjadi perhatian pelaku pasar karena berpengaruh terhadap arus dana asing di pasar modal domestik.

Penyesuaian indeks ini juga akan diikuti oleh reksadana indeks dan Exchange Traded Fund (ETF) global yang menggunakan MSCI sebagai acuan investasi. Adapun perubahan tersebut efektif berlaku mulai 1 Juni 2026, setelah penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Table of Content

Daftar saham RI masih bertahan di MSCI periode Mei 2026

Daftar saham RI masih bertahan di MSCI periode Mei 2026

Dalam penyesuaian terbaru, MSCI mencoret enam saham Indonesia berkapitalisasi besar dan menengah dari MSCI Global Standard Index. Saham-saham tersebut meliputi PT Amman Mineral International Tbk (AMMN), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Meski sejumlah emiten besar keluar dari indeks, MSCI masih mempertahankan sejumlah saham unggulan Indonesia, terutama sektor perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tetap menjadi konstituen utama.

Berdasarkan data MSCI sebelum review Mei 2026, BBCA memiliki bobot terbesar terhadap MSCI Indonesia Index sebesar 22,14 persen. Posisi berikutnya ditempati BBRI sebesar 13,91 persen dan BMRI sebesar 11,18 persen.

Berikut daftar 11 saham Indonesia yang bertahan di MSCI Global Standard Index Mei 2026:

  1. PT Astra International Tbk (ASII)
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
  7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
  8. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
  9. PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
  10. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
  11. PT United Tractors Tbk (UNTR).

Khusus saham BRPT milik Prajogo Pangestu, MSCI tetap mempertahankan emiten tersebut dalam indeks global. BRPT dinilai masih memenuhi ketentuan minimal free float dan tidak masuk kategori high shareholding concentration (HSC).

Daftar saham RI Mei 2026 di MSCI Small Cap Index

Pada kategori MSCI Small Cap Index, terdapat 43 saham Indonesia yang masih dipertahankan. Berikut daftar 43 saham Indonesia yang bertahan di MSCI Small Cap Index Mei 2026:

  1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
  2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
  3. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
  4. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
  5. PT Bank Jago Tbk (ARTO)
  6. PT Avia Avian Tbk (AVIA)
  7. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
  8. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)
  9. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)
  10. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  11. PT Cimory Group Tbk (CMRY)
  12. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
  13. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
  14. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
  15. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
  16. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
  17. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
  18. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
  19. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
  20. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
  21. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
  22. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
  23. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
  24. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
  25. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  26. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
  27. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  28. PT MNC Land Tbk (KPIG)
  29. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)
  30. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
  31. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  32. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
  33. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
  34. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  35. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
  36. PT Petrosea Tbk (PTRO)
  37. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
  38. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
  39. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
  40. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
  41. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
  42. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
  43. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

Rebalancing MSCI secara historis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi aliran modal asing di pasar saham domestik. Penyesuaian komposisi indeks biasanya diikuti perubahan portofolio oleh fund manager global yang menggunakan indeks MSCI sebagai benchmark investasi.

FAQ seputar saham RI yang masih bertahan di MSCI

Apa itu rebalancing MSCI?

Rebalancing MSCI adalah penyesuaian berkala terhadap komposisi saham dalam indeks MSCI berdasarkan sejumlah kriteria pasar.

Berapa jumlah saham RI yang bertahan di MSCI usai rebalancing Mei 2026?

Sebanyak 54 saham Indonesia masih bertahan dalam indeks MSCI Mei 2026.

Saham apa saja yang keluar dari MSCI Global Standard Index?

AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT keluar dari MSCI Global Standard Index.

Kapan rebalancing MSCI Mei 2026 mulai berlaku?

Perubahan komposisi indeks efektif berlaku setelah penutupan perdagangan 29 Mei 2026 atau mulai 1 Juni 2026.

Mengapa rebalancing MSCI penting bagi pasar saham?

Karena perubahan indeks dapat memengaruhi arus dana asing dan penyesuaian portofolio investor global.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ana Widiawati
EditorAna Widiawati
Follow Us

Related Articles

See More