Investasi SBN dan emas memiliki keunggulan dan potensi keuntungan masing-masing. Anda dapat menyesuaikannya kembali dengan tujuan dan profil risiko.
Untuk pendapatan tetap dan keamanan modal, SBN lebih menguntungkan. Investasi SBN cocok bagi Anda yang ingin memiliki pendapatan rutin bulanan (passive income) melalui kupon bulanan. Imbal hasilnya juga lebih menguntungkan daripada deposito bank dan dijamin oleh negara untuk investasi jangka menengah.
Investasi emas ideal bagi investor jangka panjang. Instrumen investasi ini memberikan perlindungan nilai jangka panjang. Pasalnya, emas memiliki ketahanan terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi global.
Diversifikasi portofolio dapat dijadikan strategi terbaik untuk meraih keuntungan dari keduanya. Anda dapat mengalokasikan dana investasi pada SBN dan emas sesuai kebutuhan. Gunakan SBN untuk tujuan jangka menengah dan emas untuk jangka panjang.
Demikian rangkuman lebih untung investasi SBN atau emas yang dapat membantu Anda menentukan instrumen investasi yang cocok.
Investasi SBN atau emas, mana yang cocok untuk pemula? | Kedua jenis instrumen investasi tersebut cocok untuk pemula. SBN menawarkan kemudahan akses, sedangkan emas menawarkan fleksibilitas pembelian. |
Kapan waktu yang tepat untuk membeli SBN dan emas? | SBN dapat dibeli selama masa penawaran yang dijadwalkan oleh Kemenkeu. Di sisi lain, emas dapat dibeli kapan saja atau saat harganya mengalami koreksi. |
Mana yang lebih menguntungkan antara investasi SBN atau emas? | Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing. SBN cocok bagi investor yang mencari pendapatan tetap bulanan (passive income) dan keamanan jangka menengah. Emas ideal dijadikan aset lindung nilai untuk jangka panjang. |