1. Saham Blue Chip
Saham Blue Chip banyak diburu investor karena berasal dari perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, memimpin di industrinya, memiliki pendapatan stabil, dan konsisten dalam membayar dividen.
2. Income Stocks
Income stocks adalah saham perusahaan yang mampu membayar dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya. Kemampuan menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan secara teratur membagikan dividen tunai membuat saham perusahaan ini memiliki daya tarik.
3. Growth Stocks
Ini adalah jenis saham yang mirip blue chip, yakni memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, pemimpin di industri sejenis, dan dikenal sebagai perusahaan bereputasi tinggi.
4. Lesser-known
Lesser-known biasanya merupakan saham dari perusahaan daerah dan kurang populer di kalangan emiten. Meski begitu, jenis saham ini tetap memiliki ciri growth stock.
5. Speculative stocks
Saham jenis ini berpotensi menghasilkan laba tinggi di masa depan, tapi tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun.
6. Counter cyclical stocks
Yakni jenis saham paling stabil saat kondisi ekonomi bergejolak. Jika terjadi resesi ekonomi, harga saham ini tetap tinggi. Emitennya pun mampu memberikan dividen tinggi.
Itulah jenis-jenis saham berdasarkan kategori kemampuan Hak Tagih dan berdasarkan kinerja perdagangan.