Dari sisi teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menempatkan area 5.850–5.900 sebagai zona support yang perlu dicermati. Jika indeks menembus area tersebut, risiko pelemahan lanjutan meningkat.
Sementara itu, rentang 6.000–6.019 menjadi resistance terdekat yang perlu direbut kembali untuk meredakan tekanan jual.
Pada pukul 09.31 WIB, IHSG berada di 5.835,14, di bawah rentang support yang disebut BRI Danareksa. Namun, pergerakan indeks masih dapat berubah sepanjang sesi perdagangan. Menjelang penutupan sesi I, IHSG berada di 5.904,25 pada pukul 11.24 WIB.
Gabungan sentimen geopolitik, kenaikan harga minyak, ketidakpastian MSCI, dan pelemahan saham kapitalisasi besar menjadi faktor yang perlu dicermati dalam perdagangan Selasa (13/10). Data inflasi AS dan perkembangan pasar global berikutnya juga menjadi perhatian investor.
Kenapa IHSG hari ini turun 1 persen? | Tekanan berasal dari konflik Timur Tengah, kenaikan harga minyak, ketidakpastian MSCI, dan pelemahan saham-saham berkapitalisasi besar. |
Berapa level IHSG hari ini? | IHSG turun 1,70 persen ke level 5.835,14 pada pukul 09.31 WIB. |
Bagaimana kenaikan harga minyak memengaruhi sentimen pasar? | Harga minyak yang tinggi dikhawatirkan menambah tekanan terhadap defisit APBN dan neraca perdagangan Indonesia. |
Berapa level support IHSG menurut BRI Danareksa Sekuritas? | Area support yang dicermati berada di kisaran 5.850–5.900. |