Jakarta, FORTUNE — PT Lautan Luas Tbk (LTLS) membukukan pendapatan konsolidasi Rp5,11 triliun pada semester I-2026, melesat 21,2 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya senilai Rp4,22 triliun.
Pertumbuhan kinerja keuangan ini memperkuat langkah perseroan melanjutkan strategi diversifikasi bisnis serta merealisasikan belanja modal (capex) sebesar Rp500 miliar sepanjang tahun ini.
Selain pertumbuhan pendapatan, perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp411 miliar dan laba bersih Rp124 miliar pada paruh pertama 2026. Diversifikasi sumber pendapatan LTLS tecermin pada kontribusi berbagai segmen bisnisnya:
chemical & others: 41 persen (penyumbang terbesar)
food & beverages: 20 persen
animal feed: 13 persen
water: 12 persen
personal & home care: 9 persen
support & services: 5 persen
Capex difokuskan pada segmen manufaktur, termasuk perluasan fasilitas food ingredient dan beberapa pabrik bahan kimia. Hingga kuartal II-2026, realisasi capex masih di bawah Rp120 miliar, tetapi perseroan memproyeksikan tingkat penyerapan dapat mencapai sekitar 70 persen dari target hingga akhir tahun.
Direktur Komersial PT Lautan Luas Tbk, Soewandhi Soekamto, mengatakan diversifikasi menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan bisnis sekaligus membuka ceruk pertumbuhan baru hingga lima tahun ke depan. Sektor-sektor yang dikembangkan meliputi farmasi, makanan dan minuman, distribusi, hingga bahan kimia.
"Sebenarnya kami juga sekarang ini masih mulai menabuh. Kami kembangkan dengan satu untuk di distribusi; kami juga kembangkan masih di industri yang baru, yaitu farmasi," kata Soewandhi dalam acara Public Expose Live 2026, Selasa (8/9).
Dia menambahkan, keberhasilan strategi diversifikasi sebelumnya terbukti pada lini bisnis pakan ternak (animal feed). Bisnis yang dibangun dari nol dalam waktu kurang dari 15 tahun tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu pilar utama pendapatan perseroan. Pengalaman ini menjadi modal LTLS menggarap sektor farmasi dan kesehatan yang dinilai berprospek cerah.
Selain sektor farmasi, LTLS turut memperkuat lini makanan dan minuman melalui ekspansi manufaktur, khususnya produk food ingredient. Pada bisnis distribusi, perseroan menambah sejumlah prinsipal baru, beriringan dengan ekspansi pada sektor kimia guna meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan. Perseroan juga terus meninjau peluang investasi di pasar regional.
Saat ini, ekosistem distribusi Lautan Luas disokong oleh lebih dari 100 prinsipal internasional dengan portofolio lebih dari 1.000 produk. Selain pasar domestik Indonesia, jaringan pemasaran LTLS telah menjangkau sejumlah pasar regional seperti Singapura, Shanghai, Thailand, dan Vietnam.
