Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lautan Luas Masih Akan Andalkan Diversifikasi Bisnis hingga 2031
Direktur Komersial PT Lautan Luas Tbk Soewandhi Soekamto saat Public Expose Live 2026, Selasa (8/9). (Tangkapan layar BEI)
  • PT Lautan Luas Tbk akan mengandalkan diversifikasi bisnis hingga lima tahun ke depan.
  • Farmasi, makanan dan minuman, distribusi, serta bahan kimia menjadi sektor fokus pengembangan perseroan.
  • Lautan Luas mencatat pendapatan konsolidasi Rp5,11 triliun pada semester I 2026, naik 21,2 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PT Lautan Luas Tbk mengandalkan diversifikasi bisnis untuk menopang pertumbuhan hingga lima tahun ke depan.
  • Who?
    PT Lautan Luas Tbk (LTLS) dan Direktur Komersial Soewandhi Soekamto.
  • Where?
    Jakarta, dalam Public Expose Live 2026; perseroan juga meninjau peluang investasi di pasar regional.
  • When?
    Soewandhi menyampaikan strategi tersebut dalam Public Expose Live 2026, Selasa (8/9).
  • Why?
    Diversifikasi menjadi fondasi untuk menjaga ketahanan bisnis dan membuka peluang pertumbuhan baru.
  • How?
    Perseroan mengembangkan farmasi, makanan dan minuman, distribusi, serta bahan kimia, termasuk ekspansi manufaktur dan penambahan prinsipal distribusi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lautan Luas mau mengembangkan banyak usaha sampai lima tahun ke depan. Ada usaha farmasi, makanan dan minuman, distribusi, dan bahan kimia. Pak Soewandhi bilang cara ini membantu perusahaan tetap kuat dan mencari peluang baru. Lautan Luas juga punya pendapatan Rp5,11 triliun pada semester I 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Diversifikasi pada sejumlah sektor membuat sumber pendapatan Lautan Luas berasal dari beragam lini usaha. Pengembangan farmasi, makanan dan minuman, distribusi, serta bahan kimia juga didukung pengalaman bisnis pakan ternak yang telah menjadi salah satu kontributor terbesar. Belanja modal 2026 diarahkan terutama untuk ekspansi manufaktur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Lautan Luas Tbk (LTLS) membukukan pendapatan konsolidasi Rp5,11 triliun pada semester I-2026, melesat 21,2 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya senilai Rp4,22 triliun.

Pertumbuhan kinerja keuangan ini memperkuat langkah perseroan melanjutkan strategi diversifikasi bisnis serta merealisasikan belanja modal (capex) sebesar Rp500 miliar sepanjang tahun ini.

Selain pertumbuhan pendapatan, perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp411 miliar dan laba bersih Rp124 miliar pada paruh pertama 2026. Diversifikasi sumber pendapatan LTLS tecermin pada kontribusi berbagai segmen bisnisnya:

  • chemical & others: 41 persen (penyumbang terbesar)

  • food & beverages: 20 persen

  • animal feed: 13 persen

  • water: 12 persen

  • personal & home care: 9 persen

  • support & services: 5 persen

Capex difokuskan pada segmen manufaktur, termasuk perluasan fasilitas food ingredient dan beberapa pabrik bahan kimia. Hingga kuartal II-2026, realisasi capex masih di bawah Rp120 miliar, tetapi perseroan memproyeksikan tingkat penyerapan dapat mencapai sekitar 70 persen dari target hingga akhir tahun.

Direktur Komersial PT Lautan Luas Tbk, Soewandhi Soekamto, mengatakan diversifikasi menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan bisnis sekaligus membuka ceruk pertumbuhan baru hingga lima tahun ke depan. Sektor-sektor yang dikembangkan meliputi farmasi, makanan dan minuman, distribusi, hingga bahan kimia.

"Sebenarnya kami juga sekarang ini masih mulai menabuh. Kami kembangkan dengan satu untuk di distribusi; kami juga kembangkan masih di industri yang baru, yaitu farmasi," kata Soewandhi dalam acara Public Expose Live 2026, Selasa (8/9).

Dia menambahkan, keberhasilan strategi diversifikasi sebelumnya terbukti pada lini bisnis pakan ternak (animal feed). Bisnis yang dibangun dari nol dalam waktu kurang dari 15 tahun tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu pilar utama pendapatan perseroan. Pengalaman ini menjadi modal LTLS menggarap sektor farmasi dan kesehatan yang dinilai berprospek cerah.

Selain sektor farmasi, LTLS turut memperkuat lini makanan dan minuman melalui ekspansi manufaktur, khususnya produk food ingredient. Pada bisnis distribusi, perseroan menambah sejumlah prinsipal baru, beriringan dengan ekspansi pada sektor kimia guna meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan. Perseroan juga terus meninjau peluang investasi di pasar regional.

Saat ini, ekosistem distribusi Lautan Luas disokong oleh lebih dari 100 prinsipal internasional dengan portofolio lebih dari 1.000 produk. Selain pasar domestik Indonesia, jaringan pemasaran LTLS telah menjangkau sejumlah pasar regional seperti Singapura, Shanghai, Thailand, dan Vietnam. 

Editorial Team

Related Article