Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Masuk AI Data Center, NexAI (MGLV) Siapkan Right Issue 285,7 Juta Saham
RUPSLB MGLV
  • NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) mendapat persetujuan pemegang saham untuk beralih menjadi penyedia layanan AI data center, menyusul potensi pertumbuhan kebutuhan pusat data.
  • MGLV akan menerbitkan maksimal 285.732.512 saham baru melalui right issue untuk memperkuat modal dan mendukung arah bisnis barunya di infrastruktur digital.
  • Perseroan akan melepas sejumlah anak usaha lama serta mengakuisisi saham NAC dan NGC beserta piutang terkait dari NDC guna menata portofolio AI data center.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) bakal mengalihkan bisnis menjadi penyedia layanan pusat data akal imitasi (artificial intelligence data center). Rencana tersebut telah mendapatkan restu pemegang saham dalam  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS - Independen) yang digelar di Jakarta hari ini (7/9).

Ahmad Zulfikar, Presiden Direktur NexAI, mengatakan sektor AI memiki potensi pertumbuhan yang besar seiring dengan meningkatbya kebutuhan data cernter. Hal tersevut juga diperkuat dengan catatan Wold Bank yang memperkirakan kebutuhan data center akan meningkat signifikan hingga 3,06 GigaWatt pada 2034.

"Persetujuan ini menjadi landasan bagi kami untuk mengakselerasi penetrasi ke sektor infrastruktur digital, sekaligus membangun fondasi pertumbuhan yang solid di industri AI data center yang berkembang sangat cepat," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima FORTUNE Indonesia, Selasa (8/9).

Selain menyetujui perubahan bisnis inti, rapat tersebut juga menyepakati right issue atau penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) perseroan, serta melakukan penataan ulang portofolio usaha. Dalam aksi ini, MGLV akan menerbitkan maksimal 285.732.512 lembar saham biasa baru.

Ahmad menjelaskan langkah-langkah tersebut dilajukan untuk memperkuat permodalan perusahaan, dana right issue utamanya akan dimanfaatkan untuk mendukung arah bisnis baru perseroan.

Sejalan dengan perubahan kegiatan usaha tersebut, pemegang saham turut menyetujui rencana perseroan untuk melepas kepemilikan pada sejumlah anak perusahaan yang berkaitan dengan lini usaha sebelumnya kepada pihak ketiga, sekaligus mengalihkan aset dan liabilitas terkait.

Sementara itu dalam RUPS - Independen, pemegang saham Independen menyetujui akuisisi oleh perseroan atas saham PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC), beserta piutang terkait dari PT Nextier Datamate Center (NDC), yang merupakan salah satu pemegang saham perseroan.

"Divestasi sejumlah anak usaha dan akuisisi NAC dan NGC merupakan langkah konkret menata kembali portofolio perseroan sesuai fokus usaha yang baru. Kedua perusahaan ini akan memperkuat pondasi operasional dan strategi pengembangan bisnis AI data center kami," pungkas dia.

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article