Jakarta, FORTUNE – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada Jumat (29/8) hingga menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan Asia. Nilai tukar rupiah 29 Agustus ini melemah seiring meningkatnya ketegangan politik dalam negeri akibat aksi demonstrasi besar-besaran yang berlangsung di Jakarta.
Berdasarkan data pasar spot, rupiah ditutup melemah Rp147 atau 0,90% menjadi Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan, rupiah sempat menyentuh titik terlemah di Rp16.526 per dolar AS pada pukul 10.28 WIB, sebelum akhirnya bertahan di level Rp16.499,50 menjelang penutupan. Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat sudah merosot 0,91% dari posisi Rp16.351 pada Jumat (22/8).
Sementara kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga ikut melemah Rp105 atau 0,64% ke Rp16.461 per dolar AS. Dalam sepekan, Jisdor terkoreksi 0,74% dibandingkan pekan lalu yang berada di Rp16.340 per dolar AS.