Apa Perbedaan Aturan Short Selling di Indonesia dan Negara Lain?

BEI kembali membuka short selling mulai 1 Oktober 2026 melalui Indovest Sekuritas serta Ajaib Sekuritas.
Investor Indonesia wajib memiliki modal minimal Rp50 juta dan rekening efek reguler setidaknya 6 bulan sebelum dapat menggunakan fasilitas short selling.
AS menerapkan batas harga saat saham turun 10 perse dan Hong Kong membatasi efek dan tick rule.
Jakarta, FORTUNE — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengizinkan transaksi short selling dengan lima saham yang memenuhi ketentuan. Untuk tahap awal, transaksi tersebut hanya dapat dilakukan melalui dua perusahaan sekuritas, yakni Indovest Sekuritas dan Ajaib Sekuritas.
Penerapan short selling di Indonesia memiliki ketentuan tersendiri, sebagaimana negara lain yang juga mengatur transaksi tersebut. Misalnya, Amerika Serikat menerapkan pembatasan harga ketika saham turun 10 persen. Sementara itu, Hong Kong membatasi transaksi pada daftar saham tertentu.
Table of Content
Perbedaan aturan short selling di indonesia dan negara lain
Indonesia batasi saham dan akses broker
BEI menetapkan ASII, BBCA, BRPT, BUMI, dan INDF sebagai lima saham yang dapat ditransaksikan melalui mekanisme short selling mulai 1 Oktober 2026. Investor juga tidak dapat langsung menggunakan fasilitas tersebut melalui seluruh perusahaan sekuritas.
Selain pembatasan efek dan perantara, investor wajib memenuhi persyaratan tertentu. Berdasarkan POJK Nomor 6 Tahun 2024, pemodal harus memiliki modal paling sedikit Rp50 juta dan telah mempunyai rekening efek reguler selama minimal enam bulan.
AS terapkan batas harga saat saham turun
Di Amerika Serikat, short selling diatur melalui Regulation SHO oleh Securities and Exchange Commission (SEC). Salah satu ketentuan utamanya adalah Rule 201 yang mengatur pembatasan harga transaksi short selling ketika harga saham mengalami penurunan tajam.
Mekanisme tersebut aktif apabila harga suatu saham turun sedikitnya 10 persen dalam satu hari dibandingkan harga penutupan sebelumnya. Setelah terpicu, pembatasan berlaku selama sisa hari perdagangan dan hari berikutnya dengan sejumlah pengecualian.
SEC juga mewajibkan broker-dealer memastikan saham yang dijual melalui mekanisme short selling dapat dipinjam. Ketentuan ini bertujuan memastikan saham tersedia untuk diserahkan saat penyelesaian transaksi.
Hong Kong pilih saham yang bisa di-short sell
Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX) menggunakan pendekatan yang berbeda. Bursa menerbitkan daftar Designated Securities Eligible for Short Selling untuk menentukan efek yang dapat digunakan dalam transaksi short selling.
Daftar yang berlaku efektif 30 September 2026 antara lain mencakup CK Hutchison, CLP Holdings, HSBC Holdings, HK & China Gas, Wharf Holdings, dan Hutchmed.
HKEX juga menerapkan tick rule. Pesanan short selling tidak boleh dipasang di bawah harga acuan tertentu selama sesi perdagangan.
Selain itu, transaksi short selling yang diizinkan harus berupa covered short sale. Jadi, pihak yang melakukan transaksi memiliki hak untuk menyerahkan efek kepada pembeli.
Inggris fokus pada pelaporan posisi short
Di Inggris, Financial Conduct Authority (FCA) mengatur transaksi short selling melalui UK Short Selling Rules (SSR) yang berlaku mulai 13 Juli 2026. Aturan ini mewajibkan pelaku pasar memastikan ketersediaan saham untuk memenuhi kewajiban penyerahan saat penyelesaian transaksi (covering).
Selain itu, investor wajib melaporkan posisi jual bersih (net short position) ketika mencapai atau melampaui 0,2 persen dari total saham yang diterbitkan perusahaan. Pelaporan berikutnya berlaku setiap kali posisi naik atau turun sebesar 0,1 poin persentase.
FCA kemudian mempublikasikan akumulasi posisi jual bersih setiap emiten secara agregat tanpa mengungkap identitas investor. Ketentuan ini memungkinkan publik memantau aktivitas short selling sekaligus menjaga kerahasiaan pelaku pasar.
Singapura wajib tandai pesanan short
Singapura memiliki ketentuan berbeda melalui Securities and Futures Act (CHAPTER 289) Securities and Futures (Short Selling) Regulations 2018. Salah satu kewajibannya adalah investor harus menandai setiap perintah jual sebagai long sell atau short sell melalui broker.
Investor juga wajib melaporkan posisi short yang melewati ambang yang ditetapkan. Ambang tersebut menggunakan batas yang lebih rendah antara 0,2 persen dari saham atau unit yang diterbitkan dan 2 juta dolar AS dalam nilai agregat.
Dengan demikian, perbedaan aturan short selling di masing-masing pasar bisa terlihat pada objek pembatasannya. BEI membatasi daftar saham dan akses sekuritas. AS menggunakan price test saat harga turun tajam.
Sementara itu, Hong Kong menentukan efek yang memenuhi syarat dan menerapkan tick rule. Inggris dan Singapura memiliki mekanisme pelaporan posisi short.
FAQ seputar perbedaan aturan short selling
Berapa saham yang bisa digunakan untuk short selling di BEI? BEI menetapkan lima saham, yaitu ASII, BBCA, BRPT, BUMI, dan INDF.
Kapan aturan Rule 201 AS berlaku? Rule 201 berlaku ketika harga saham turun sedikitnya 10 persen dalam satu hari.
Apa pembatasan utama short selling di Hong Kong? HKEX hanya mengizinkan short selling pada efek yang masuk daftar designated securities dan menerapkan tick rule.
Berapa ambang pelaporan net short position di Inggris? Investor wajib melapor ketika posisi net short mencapai atau melebihi 0,2 persen dari modal saham diterbitkan.











